Connect with us

Berita

Dua Warga Pacitan, Kembali Positif Covid-19

JARRAK.ID

Published

on

Pacitan,www.jarrak.id- Sudah jatuh ditimpa tangga. Pepatah diatas mungkin sangat tepat dialamatkan kepada salah satu pasien positif covid-19 di Pacitan, yang telah diumumkan Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, Indartato, Jumat (3/7) malam.

Disampaikan, bahwa hari ini pasien positif covid-19 di Pacitan kembali bertambah dua. Satu diantaranya merupakan istri dari pasien positif covid-19 yang meninggal dunia. Yang bersangkutan beralamatkan di Kecamatan Ngadirojo.

Sedangkan satu pasien covid-19 lainnya, merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) asal Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Dirangkum informasi, pasien positif covid-19 asal Desa Kembang yang berjenis kelamin perempuan, usia 40-50 tahun tersebut, sebelumnya berobat ke Madiun. Sebab selama ini yang bersangkutan punya riwayat penyakit sesak nafas. Dari situlah akhirnya terkuak, kalau yang bersangkutan ternyata terinfeksi virus SARS-COV-2, dari hasil swab.

Perlu diketahui bahwa, satu dari kedua pasien covid-19 confirm itu, berasal dari transmisi lintas daerah. Sebab pasien positif covid-19 yang meninggal, merupakan pekerja disebuah perusahaan plat merah yang ada di Pacitan. Sedangkan satu pasien asal Desa Kembang, belum diketahui asal episenternya.

Dengan adanya penambahan dua pasien positif covid-19, maka dilaporkan bahwa jumlah orang dalam pantauan (ODP) tercatat sebanyak 669. Yang masih dalam pantauan sebanyak 20 orang, selesai dipantau 648 dan meninggal dunia satu orang.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) ada 22, dalam pengawasan 3, selesai pengawasan13, dan meninggal dunia 6 orang. Dan pasien positif covid-19 ada 29 orang. Yang sembuh 11, dirawat 17 dan meninggal satu orang.

Dalam keterangan persnya, Indartato mengatakan, ternyata upaya gugus tugas dalam menanggulangi sebaran covid-19 , masih terus bertambah. Saat ini ada dua penambahan. “Satu dari Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo, dan satunya lagi dari Desa Kembang, Kecamatan Pacitan,” ujarnya, saat menggelar jumpa pers di aula Pendopo Pemkab Pacitan.

Menurut Indartato, saat ini gugus tugas sudah melaksanakan 3.440 rapid diagnotic test (RDT). Dimana yang reaktif sebanyak 90 orang atau sekitar 2,26 persen. Sedangkan uji swab sebanyak 558 kali, dan positif 74, atau setara 13 persen. “Kami tetap berupaya bagaimana kesadaran dan kedisplinan masyarakat dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan. Kita tingkatkan lagi kerjasama gugus tugas, guna sadarkan seluruh warga masyarakat untuk memakai masker dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS). Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kasus covid-19 ini,” tutur Bupati Pacitan Indartato.

Sementara itu hadir dalam kesempatan jumpa pers, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, Sekretaris Kabupaten, Heru Wiwoho Supadi Putro, pelaksanaan tugas Kepala Dinas Kesehatan, Trihadi Hendra Purwaka, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo, juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Rachmad Dwiyanto, Kasdim 0801 Pacitan, Mayor Infanteri Tomy Anugrahan, dan Wakapolres, Kompol Hendri. (yun).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer