DUA SISWI SMPN 4 SERIRIT TEWAS DISERUDUK TRUK BOX

2 min read

SERIRIT- JARRAK.ID – Kecelakan maut terjadi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu (11/3/2020) siang sekitar pukul 12.45 wita, saat pulang dari sekolah.

Kecelakaan lalulintas terjadi di jalur Pantura Bali, Singaraja – Seririt Km 23,800, tepatnya di wilayah Desa Lokapaksa persis simpang empat Lokapaksa.

Kedua siswi SMPN 4 Seririt di Desa Lokapaksa yang menjadi korban sia-sia truk bos itu adalah Luh Sopiani, 15, siswi kelas 8 SMPN 4 Seririt, dan Komang Sugiani, 15, siswi kelas 8 SMPN 4 Seririt.

Kala itu kedua siswi cantik itu dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda Honda Vario DK 6706 UA.

Sementata truk box jenis Izusu naas yang menyeruduk keduanya dikemudikan oleh Kadek Indrawan, 26, asal Desa Kalisada, Kecamtan Seririt, dengan nomor polisi DK 9301 UA.

Luh Sopian yang mengemudikan motor menderita luka parah dan meninggal dunia di TKP. Sedangkan Komang Sugiani juga menderita luka parah sempat dilarikan ke RS Shanti Graha Seririt, namun nyawa gadis manis itu tidak tertolong.

Kedua korban itu berasal dari Banjar Dina Pemaroan, Desa Patemon, Kecamatan Seririt.

Sementara Pengendara mobil truk Box. Indrawan mengalami patah pada paha kaki kanan, luka lecet di dada kanan, dan sadarkan diri. Dirawat di RS Shanti Graha Seririt.

Penumpang truk box Gede Adi Putra Wirawan, 22beralamat di Jalan Diponogoro Seririt No. 21 C. juga menderita cukup parah. Wirawan mengalami patah pada lengan tangan kanan, luka lecet pada betis kanan, dan sadarkan diri. Di rawat di RS. Shanti Graha Seririt.

Sedangkan penumpang truk box Komang Satria Adi Perdana,21, asal Banjar Dinas Yeh Anakan, Desa Banjarasem, juga menderita luka-luka lumayan parah.

Bagaimana kronologisnya? Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, SH, menjelaskan bahwa Lakalantas itu terjadi akibat kesalahan pengendara motor yang notabene masih siswi SMPN 4 Seririt itu. Kata dia, karena Sugiani kurnag hati-hati saat hendak menyeberang jalan utama sehingga ditabrak truk box yang datang dari arah timur menuju ke barat.

“Pengendara sepeda motor yang masih anak-anak itu tidak hati-hati saat menyerang atau melintas hendak ke timur. Maka ditabrak truk box yang datang dari arah timur,” papar Sumarjaya.

Laju truk box itu tidak terkendali hingga menabrak lagi tiang telpon dan langsung terbalik. Sedangkan Sugiani dan kawannya pun terlempar jauh dan bermandikan darah segar. “Sehingga satu orang meninggal dunia di TKP dan satu lagi meninggal dunia di RS Shanti Graha,” papar Sumarjaya.

Penulis: Junior
Editor: Jering Buleleng