Connect with us

Daerah

Dua Keponakannya Tak Lolos PPDB Zonasi, Mendikbud Tak Kaget

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengaku tidak kaget usai dua keponakannya tidak lolos dalam sistem PPDB Zonasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Ya biasa, memang sudah risiko. Kalau dalam beberapa hal tidak memenuhi syarat, ya biasa itu,” kata Muhadjir di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/06/2019) dilansir detikcom.

Dia mengaku sang adik, Anwar Hudijoni, sempat menceritakan perihal kabar dua keponakannya yang gagal masuk ke SMA I Sidoarjo itu. Namun, Muhadjir mengatakan Hudijono tidak meminta tolong kepada dirinya agar mereka diloloskan.

“Nggak ya, cuma beritahu setelah tidak diterima itu. Bukan berarti minta tolong gitu juga nggak. Santai-santai saja,” ujarnya.

Al Uyuna Galuh Cintania dan Al Uyuna Galuh merupakan saudara kembar. Cintania mendaftar melalui jalur prestasi (japres) non akademik, yakni dengan modal medali emas Kejurnas Puncak Silat dan medali perak lomba robot tingkat nasional. Sementara Cantika bermodal medali emas lomba story telling tingkat nasional dan medali perak lomba film indie tingkat nasional.

Mereka berdua lulusan SMP Muhammadiyah I Sidoarjo. Dalam sistem zonasi lalu, mereka mendaftarkan di SMA I Negeri Sidoarjo. Namun keduanya gagal masuk SMA yang diidam-idamkan.

Baca Juga:  Parah, KPUD Pamekasan Loloskan Dua Caleg PKB Berstatus Pendamping Desa

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer