Connect with us

Daerah

DPMD Pamekasan Sebut Proyek Lapangan Futsal Desa Pandan Melanggar Aturan

ZAWAIDUL ANAM

Published

on

Lapangan futsal yang dibangun di atas tanah milik PT Garam di Desa Pandan, Galis, Pamekasan (Doc. JARRAK)

PAMEKASAN – JARRAK.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pamekasan (DPMD), Faisal mengatakan pembangunan lapangan futsal di atas tanah milik PT Garam di Desa Pandan, Kecamatan Galis Pamekasan melanggar aturan.

Namun ia meminta agar masalah tersebut ditanyakan lebih jauh kepada camat setempat.

“Kalau detailnya saya tidak terlalu memahami. Sebab itu ranah dan wewenang camat,” kata dia saat dimintai konfirmasi Jarrak.id, Selasa, (06/08/2019).

Saat ditanya terkait fungsi dan pengawasannya, ia menjawab bahwa DPMD fungsinya hanya sebagai penyaluran

“Itu kan ada TA, pendamping Desa,” tegas dia.

Sebelumnya Camat Galis, Ach Farid juga menyebutkan bahwa proyek tersebut melanggar aturan

“Kalau berdasarkan aturan itu tidak boleh, seharusnya dibangun diatas tanah milik desa,” kata dia.

Tetapi ia enggan berkomentar lebih jauh saat ditanya apa tindak lanjut yang akan dilakukan pihaknya dalam merespon masalah tersebut.

Pekerjaan pembangunan lapangan futsal di Desa Pandan, Galis, Pamekasan, yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2018 dituding bermasalah.

Pasalnya pembangunan lapangan futsal dinilai bertentangan dengan undang-undang yang berlaku, dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigarasi Nomor 16 tahun 2018 soal Prioritas Pembangunan Dana Desa Tahun 2019.

“Kami akan laporkan persoalan ini ke Polres Pamekasan. Sebab berdasarkan data yang kami himpun pekerjaan tersebut sangat bermasaah,” kata Ketua Umum Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart), Sauki kepada Jarrak.id, Senin, (05/08/2019).

Advertisement

Populer