Connect with us

Politik

Diundang MUI, Sukmawati Akan Jelaskan Puisi Kontroversi

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Sukmawati Soekarnoputri mengaku siap bertemu Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan penjelasan mengenai puisi yang mendadak menjadi kontroversi akhir-akhir ini. Belakangan, puisi yang dibacakan Sukmawati dinilai mengandung sintemen SARA.

Pertemuan antara Sukmawati dengan MUI akan digelar di sebuah restoran di Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan, pada Rabu (04/04/2018) siang ini.

Meski begitu, Sukmawati tidak membeberkan poin apa saja yang akan disampaikan pada pertemuan nanti denga MUI.

“Iya, hadir. Datang saja di Citos Resto TRS jam 3 (15.00 WIB), ada konferensi pers,” sebut Sukmawati melalui pesansingkat, seperti ditulis CNNIndonesia.

Sebelumnya, MUI mengaku akan mengundang Sukmawati untuk memberikan klarifikasi atas puisinya yang dianggap mengandung sintemen SARA.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan bahwa klarifikasi dan penjelasan detail harus disampaikan Sukmawati untuk mengetahui maksud terkandung dalam puisinya.

“Islam mengajarkan kepada umat Muslim untuk melakukan proses tabayyun (klarifikasi) dalam setiap menerima berita,” kata Tauhid dalam keterangannya.

Puisi Sukmawati yang mendadak kontroversi berjudul ‘Ibu Indonesia’. Puisi ini dibacakannya saat pagelaran busana Anne Avanti di Jakarta Coventions Centre (JCC) akhir pekan kemarin.

Sontak, puisi itu menimbulkan polemik di masayrakat luas. Ada banyak pihak yang mengklaim puisi Sukmawati telah menyinggung ajaran syariat Islam karena menyebut istilah sensitif, seperti kumandang adzan dan penggunaan cadar.

Bahkan, sejumlah pihak berencana melaporkan Sukmawati ke pihak kepolisian atas tuduhan menista agama. Puisi Sukmawati dinilai telah mencederai hati kaum muslim.

Di antaranya, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang berencana laporkan Sukmawati ke pihak kepolisian.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer