Connect with us

Daerah

Dituduh Terima Suap Toyota Camry, Begini Jawaban Tegas Mahfud MD

JARRAK.ID

Published

on

Mantan Ketua MK, Mahfud MD (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Ketua MK, Mahfud MD membantah jika mobil Toyota Camry merupakan pemberian suap dari politikus PDI Perjuangan.

Bahkan Mahfud mengatakan, jika fitnah ada perbuatan yang lebih kejam daripada pembunuhan.

Kasus bermula saat adrie Muhammad di akun @adrierm berkicau:

Setahu saya juga menurut agama ketika ada orang yang salah bukan langsung diadili tapi dinasehati lebih dahulu kalau tidak bisa dinasehati baru diadili kecuali pembunuhan atau menistakan agama dan kesalahan berat yang lain.

Atas cuitan itu, Mahfud Md membalas:

Alfitnatu asyaddu minal qatl (Qur’an). Fitnah itu lebih jahat daripada pembunuhan.

Bahwa fitnah menurut Qur’an lebih kejam dari pembunuhan itu tak hanya ada dalam 1 ayat. Ada dalam ayat “Alfitnatu asyaddu minal qatl”, ada juga “Alfitnatu akbaru minal qatl”. Pokoknya, Qur’an menyatakan fitnah itu serius banget. Di kita dulu hukumannya bulanan, sekarang menurut UU ITE jadi tahunan.

Sebuah akun @jetsilvers kemudian memberi komentar:

Fitnah di sini maksudnya adalah kekufuran, dzolim, mensekutukan Tuhan. Tidak menyembah Tuhan dengan semestinya (bersih dari syirik).

Atas hal itu, Mahfud Md kembali menjawab lewat cuitannya:

Anak, isteri, harta adl fitnah (ayat Qur’an). Kemudian dlm hadits sahih Nabi mengatakan, fitnah adalah jk engkau mengucapkan kejelekan orang lain padahal itu tidak benar; sedangkan ghibah adalah jika engkau mengucapkan kejelekan orang dan benar tapi orang itu tak suka (malu) jika itu kau ucapkan.

Tapi ada juga warganet yang menilai nyinyir atas langkah hukum Mahfud MD yang dinilai berlebihan. Mahfud Md tertawa dan menjawab dengan tegas.

Hahaha. Nabi pernah menghukum mati 8 orang yang mengkhianati Nabi dan membunuh pesuruh Nabi. Saya bukan dihina tapi difitnah, sedangkan fitnah, menurut Qur’an, lebih jahat daripada pembunuhan. Saya berjiwa penegak hukum karena bernegara itu adalah berhukum.

Sebagaimana diketahui, Kasus bermula saat @KakekKampret_ membuat cuitan dengan di-mention ke @Mohmahfudmd, pada 27 Februari 2019, yaitu:

Baca Juga:  PANAS!!! Pemprov Papua Laporkan Balik Dua Penyidik KPK ke Polda Metro Jaya

Saudara mahfud @mohmahfudmd apa bener Mobil Camry punya anda Plat B 1 MMD adalah setoran dari pengusaha besi kerawang ex cabub PDIP. Jika bener atas dasar apa pemberian itu kakek sekedar bertanya (ditambah dua emoticon tertawa-red)

Cuitan itu tidak digubris. Lalu @KakekKampret_ kembali mencuit:

Saudara mahfud @mohmahfudmd kenapa anda ga jawab pertanyaan kakek ini. Apa bener Toyota Camry B 1 MMD dari pengusaha besi karawang, mantan ex cabub karawang dari PDIP..? saudar mahpud jawab lah (ditambah dua emotical tertawa-red).

Bahkan Mahfud telah melaporkan akun Twitter yang disinyalir memfitnahnya kepada Polres Klaten, Jawa Tengah.

“Saya beli mobil itu tahun 2013, tiga hari sebelum saya pensiun dari MK, karena mobil saya akan ditarik oleh negara. Saya tarik uang saya untuk membeli mobil cash. Kenapa dikaitkan dengan pilbup yang terjadi tahun 2015, tidak ada hubungannya,” ujar dia.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer