Connect with us

Daerah

Ditahan KPK, Ternyata Hanya Segini Uang Korupsi Ketua DPRD Kebumen

JARRAK.ID

Published

on

Gedung KPK (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ketua DPRD Kebumen, Cipto Waluyo usai ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap dari Bupati Kebumen nonaktif, Yahya Fuad. Cipto akan ditahan di Rutan KPK yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK.

“Ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat, (01/02/2019).

Cipto merupakan salah satu tersangka dalam rangkaian kasus dugaan suap yang terkait dengan Yahya Fuad. Cipto diumumkan sebagai tersangka bersamaan dengan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, yang juga menjadi tersangka dugaan suap dari Yahya Fuad.

KPK menduga Cipto menerima suap Rp 50 juta. Duit itu diduga terkait pengesahan dan pembahasan APBD Kabupaten Kebumen periode 2015-2016, pengesahan atau pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Kebumen 2015-2016, dan pokok pikiran DPRD Kebumen 2015-2016.

Sementara itu, Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima Rp 3,65 miliar. Suap itu diduga terkait dengan perolehan anggaran dana alokasi khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

Perkara ini sendiri berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 15 Oktober 2016 yang melibatkan satu orang anggota DPRD dan satu PNS Dinas Pariwisata Kabupaten Kebumen dengan barang bukti Rp 70 juta.

Baca Juga:  Merasa Dilecehkan, Kejagung akan Tarik Semua Jaksa yang Bertugas di KPK

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer