Connect with us

Bisnis

Dirut PLN Bantah Potong Gaji Karyawan Demi Kompensasi Pelanggan

JARRAK.ID

Published

on

Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani menegaskan bahwa tak akan ada pemotongan gaji pegawai terkait rencana pemberian kompensasi bagi jutaan pelanggan yang terdampak listrik padam.

“Kepada insan PLN jangan khawatir. Mari fokus bekerja melayani masyarakat. Manajemen tidak akan melakukan pemotongan yang berkaitan dengan kompensasi kepada pelanggan,” katanya, Jumat, (09/08/2019).

Menurutnya, pemberian kompensasi bagi pelanggan telah diatur pemerintah dalam permen ESDM Nomor 27 tahun 2017.

Caranya dengan memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik yang harus dibayar di bulan berikutnya.

“Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen Non Adjustment. Berlaku untuk rekening bulan berikutnya,” terangnya.

Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Di mana, pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan membeli token berikutnya (prabayar).

“Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, telah mengalokasikan biaya kompensasi sebesar Rp 865 Milyar terkait kejadian pemadaman listrik di Jawa Barat, DKI dan Banten itu.

Namun, tak ada relevansi antara gaji pegawai dengan kompensasi yang akan diberikan pada pelanggan tersebut.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer