Connect with us

Daerah

Dirut Pertamina Irit Bicara Saat Ditanya Soal Pemanggilan KPK

JARRAK.ID

Published

on

Dirut Pertamina, Nicke Widyawati (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati irit bicara saat ditanya soal pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nicke akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Out of context,” kata Nicke saat memantau implementasi B20 di SPBU Kuningan Jakarta, Senin, (03/09/2018).

Pemanggilan ini sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati. “Dipanggil sebagai saksi untuk IM (Idrus Marham),” katanya.

Selain itu, KPK juga memanggil CEO Blackgold Natural Resources Ltd Rickard Philip Cecil, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso, dan Kepala Satuan IPP PT PLN M Ashin Sidqi. Mereka dipanggil sebagai saksi untuk Idrus.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni diduga menerima duit suap Rp 4,8 miliar dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu bagian dari konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Saat melakukan pengembangan, KPK menetapkan Idrus sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yaitu senilai US$ 1,5 juta dari Kotjo jika perusahaannya berhasil memenangkan proyek PLTU Riau-1.

Baca Juga:  Kasus Mafia Anggaran, KPK Garap Aziz Syamsuddin dan I Gusti Agung Rai

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer