Connect with us

Daerah

Dinkes Bondowoso Sebut 41 Persen Masyarakat Masih BAB Sembarangan

MOH AIDI

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, Mohammad Imron saat memberikan sambutan dalam acara Gebyar Desa ODF (Open Defecation Free) di Ballroom Hotel Ijen View (Doc. JARRAK)

BONDOWOSO – JARRAK.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, Muhammad Imron menyayangkan karena masih banyak masyarakat Bondowoso yang melakukan buang air besar (BAB) sembarangan. Hal ini disampaikan dalam Gebyar Desa ODF (Open Defecation Free) di Ballroom Hotel Ijen View, Bondowoso, Rabu, (19/12/2018).

“Akses jamban di Kabupaten Bondowoso per 17 Desember 2018 mencapai 58,03 persen. Artinya, masih ada 41,97 persen masyarakat berperilaku buang air besar sembarangan,” kata Imron.

Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan dan tugas bersama, tidak hanya dari sektor kesehatan. Kata dia, akses jamban di Bondowoso masih berada di angka 58,03 persen, Tapi, bukan berarti tidak mengalami perkembangan.

“Sejak tahun 2013, Dinas Kesehatan memulai pembangunan akses jamban pada angka 27,38 persen. Artinya selama 5 tahun dari 27,38 menjadi 58,03 persen. Sementara akses air bersih di Bondowoso pada tahun 2018 mencapai angka 58,55 persen,” tegas Imron.

Imron juga mengapresiasi kepala desa, Danramil, Kapolsek, yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan atau stimulasi, dalam meningkatkan air bersih atau akses jamban.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepala desa, yang memberikan supporting melalui dana desa. Tentu juga tidak lepas dari peran camat, mengawal sampai sejauh ini,” jelas Imron.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat meminta, 41,97 persen masyarakat yang masih BAB sembarangan agar segera dilakukan pemetaan dan pelaporan. Pihaknya juga akan mengarahkan melalui Perbup, untuk megalokasikan dana desa, untuk kegiatan ODF.

“Selanjutnya, begitu kita lakukan pemetaan. Kita komunikasi dengan melakukan pendampingan, di desa-desa yang belum masuk ODF (Open Defecation Free) atau bebas BAB sembarangan,” katanya.

Advertisement

Populer