Connect with us

Daerah

Dilaporkan Karena Dianggap Langgar Kode Etik, Begini Respon Bambang Widjojanto

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) meminta publik menanyakan langaung kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal pelaporan dirinya kepada lembaga advokat, karena dianggap melanggar kode etik sebab saat ini ia juga menjadi anggota TGUPP DKI Jakarta.

“Tanya sama gubernurnya. Jangan bertindak seperti gubernur. Tanya gubernurnya dong,” kata BW sebelum menjalankan sidang sengketa Pilpres di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, (14/06/2019).

Dia menegaskan, saat ini dirinya fokus melaksanakan tugas negara.

“Saya sedang menjalankan tugas kenegaraan yang sangat berat, yang sangat mulia sehingga hal-hal seperti itu saya persilakan. Karena status saya sekarang adalah bagaimana kedaulatan rakyat. Sehingga hal seperti itu kami persilakan.” ujarnya.

Sebelumnya, BW dilaporkan terkait dugaan pelanggaran kode etik profesi advokat. BW dilaporkan ke Peradipimpinan Fauzi Hasibuan, Juniver Girsang, dan ke Peradi pimpinan Luhut Pangaribuan.

“Pengaduan kami yaitu dugaan pelanggaran kode etik, kalau berbicara fakta-fakta di masyarakat termasuk fakta-fakta yang kami sudah dapatkan dari SK Gubernur DKI Jakarta memang rekan sejawat Bambang Widjajanto itu memang masih pejabat. Kemudian undang-undang advokat dan kode etik advokat memang melarang yang menjalankan profesinya sebagai advokat dan kami juga yakin rekan sejawat kami Bambang Widjajanto menyadari betul itu tapi kemudian dia melanggarnya itu,” ujar salah seorang pelapor, Sandi Situngkir, di Kantor Peradi, Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer