Connect with us

Elektoral

Denny Indrayana Sebut Keterangan Ahli Jokowi di MK Hanya Sesuai Pesanan

JARRAK.ID

Published

on

Anggota Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Anggota Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana mengatakan bahwa keterangan saksi ahli Edward Omar Sharif Hiariej yang dihadirkan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin, dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai pesanan, bukan atas dasar kerangka hukum.

“Kemarin kita tanya ke saksi dari pihak terkait paslon 01, Prof Eddy, kapan dia menggunakan pendekatan teks kapan dia pada konteks, kata dia ya tergantung kasusnya. Mungkin maksudnya tergantung kliennya,” kata Denny di media center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Denny kemudian menyinggung soal pembicaraannya dengan Edward soal kasus penistaan agama yang menjerat eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam kasus itu, pria yang akrab disapa Prof Eddy tersebut mengatakan bahwa Ahok pantas untuk dipenjara.

Namun dalam persidangan kala itu, Prof Eddy tampil sebagai ahli yang dihadirkan pengacara Ahok. Sikap itu pun dipertanyakan Denny.

“Kemudian dalam proses selanjutnya Prof Eddy menjadi saksi ahlinya Ahok, ini kapan dia tekstual kapan dia kontekstual? Mungkin tergantung kliennya,” ucapnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer