Connect with us

Daerah

Denny Indrayana Jadi Tersangka Korupsi Sejak 2015, OC Kaligis: Kenapa Belum Diadili!

JARRAK.ID

Published

on

Denny Indrayana (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kinerja Polri dalam komitmen pemberantasan korupsi sedang menjadi sorotan tajam. Pasalnya beberapa kasus besar sampai saat ini belum berhasil ditangani dan diproses sampai selesai.

Salah satunya kasus dugaan tindak pidana korupsi Payment Gateway yang ikut menyeret mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana pada tahun 2014 silam. Bahkan sejak tahun 2015, Denny Indrayana sudah resmi menyandang status tersangka.

OC Kaligis (Doc. Net)

Terlebih Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan bahwa Payment Gateway Rp 50ribu yang dipungut dari setiap Pasport itu adalah ilegal dan perbuatan melanggar hukum.

Selain itu, Bareskrim Polri juga diketahui sudah mengantongi barang bukti seperti 13 bundel berkas, 722 surat dan 77 print out. Bahkan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan ahli dalam perkara Denny Indrayana tersebut.

“Tapi hingga saat ini kasus Denny Indrayana sepertinya dipetiskan begitu saja, padahal sangat mencolok, apakah mentang-mentang perkara Denny Indrayana itu karena tidak ditangani KPK, dan karena Denny Indrayana adalah koleganya pihak KPK, begitu? Oh ini negeri hukum bos. Jangan karena keras mengkritik KPK lalu dijadikan sasaran empuk, tapi klo masih merupakan koleganya, kasusnya cukup ditangani pihak Polri, lalu dipetiskan begitu saja. Saya sangat keberatan dan sangat terlecehkan.” ungkap Otto Cornelis (OC) Kaligis di Lapas Sukamiskin Bandung.

Kaligis sangat menyesalkan ujung penanganan perkara yang menyeret Denny Indrayana tersebut, yang terkesan didiamkan oleh aparat penegak hukum. Apalagi baru-baru ini, Denny Indrayana diketahui menjadi salah satu pembicara dalam talk show Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan TVOne beberapa waktu lalu.

Seharusnya kata Kaligis, Denny Indrayana diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, dan wajib mempertanggung jawabkan perbuatannya di meja persidangan. Namun karena kasusnya dianggap mandek, Kaligis mengaku akan menggugat perkara korupsi yang menyeret Denny Indrayana ke pengadilan.

Baca Juga:  MA 'Kandangkan' Hakim yang Ketahuan 'Peras' Pihak Berperkara Rp15 Juta

“Biarlah nanti majelis hakim yang menyatakan dia (Denny Indrayana, red)) bersalah atau tidak, tapi kasus perkaranya jangan di didiamkan seperti ini. Saya akan menggugatnya,” tegas Kaligis.

Oleh karena itu, Kaligis meminta Kapolri untuk segera memproses dan membuka kembali kasus dugaan tindak pidana korupsi yang ikut melibatkan Denny Indrayana tersebut.

“Apalagi sekarang ini kita mau memasuki Pilpres yang nyaman dan berkeadilan, saya yang sudah tua bangka dan bau tanah saja tega mereka hukum berat tanpa bukti yang kuat, karena semua fakta hukum dan pembelaan saya, dikesampingkan oleh hakim,” pungkas Kaligis.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer