Connect with us

Politik

Demokrat Jatim Lebih Pilih Dukung Jokowi dibanding Prabowo

JARRAK.ID

Published

on

Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur, Ranville Antonio (Dic. Net)

SURABAYA – JARRAK.ID – Partai Demokrat Jawa Timur baru saja usai menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda).

Secara mengejutkan, para peserta Rakorda yang merupakan Kader DPD Partai Demokrat itu lebih memilih partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Hasil rakorda tersebut akan disampaikan segera oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo kepada atasanya di DPP.

Terkait hal itu, sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur Renville Antonio menuturkan kalau rakorda tersebut adalah bagian dari dinamika politik internal jelang tahun politik 2019.

Peserta Rakorda dalam acara tersebut diharuskan memilih melalui pemungutan suara terkait dukungan mereka kepada capres deklaratif yang ada sementara ini yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Adapun peserta rapat tersebut diketahui adalag seluruh anggota Fraksi Demokrat di DPRD, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, 38 Ketua dewan pimpinan cabang, dan lima perwakilan DPD.

“Ini bagian dari proses internal menghadapi pemilihan presiden tahun depan,” ujar Renville seperti dilansir dari Antara pada Minggu, (22/07/2018).

Perolehan suara dalam rakorda tersebut juga cukup mengejutkan. Pasalnya, para peserta yang hadir ada 152 orang yang memilih mendukung Jokowi. Sementara itu sisanya yaitu 56 suara memutuskan meminta PD merapat bersama Prabowo.

Tak hanya itu, Renville pun mengatakan kalau proses yang dilakukan partainya tersebut merupakan arah dukungan yang tidak ditentukan secara aklamasi dan hasilnya juga tidak mutlak condong ke satu calon secara khusus.

“Hasilnya akan segera dilaporkan ke DPP oleh Ketua DPD Demokrat Soekarwo. Dalam waktu dekat ini beliau akan ke Jakarta,” kata Renville.

Baca Juga:  GNPF Ulama Bantah Habib Rizieq Diperiksa Polisi Arab Saudi Soal Bendera Tauhid

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer