Connect with us

Politik

Demokrat Disebut Main Dua Kaki di Pilpres 2019, Berikut Faktanya

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Pengamat politik PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai Partai Demokrat berdiri di dua kaki di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya banyak kader Demokrat yang secara terbuka mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Kendati secara tegas sudah menyatakan sikap mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, namun kata Ari banyak tokoh utama Demokrat di daerah yang memilih mendukung pasangan petahana.

Menurut Ari, dugaan Demokrat bermain dua kaki semakin kuat pasca Demokrat belum menyatakan sikap terkait sikap kadernya yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kalau nanti diambangkan, tidak ada putusan definitif, kuat dugaan partai Demokrat semacam bermain dua kaki,” kata dia Ari di Jakarta, Minggu, (02/09/2018).

Menurut Ari, Demokrat seolah menitipkan kader utamanya di tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Dengan begitu, siapapun pasangan yang menang dalam Pilpres 2019, Demokrat merasa punya saham politik di kubu Prabowo-Sandiaga maupun Jokowi-Ma’ruf.

Ari menilai, strategi berdiri di dua kaki akan semakin nyata jika ke depan Demokrat tidak bersikap tegas pada kader yang menyebrang.

“Dari awal memang kita duga Demokrat setengah hati di koalisi Prabowo-Sandi. Mereka cari aman bermain di dua kubu,” kata dia.

Ari mengatakan, strategi berdiri di tengah ini sebenarnya sama dengan posisi Partai Demokrat pada Pilpres 2014. Ketika itu, Partai Demokrat memilih untuk abstain dalam Pilpres 2014.

Namun, sikap itu tidak bisa lagi dilakukan pada Pilpres 2019. “Mau tidak mau harus mendukung salah satu kubu, tapi secara riil Partai Demokrat mengambil posisi di tengah,” ujar Ari.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Seokarwo dan Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf. Padahal, keduanya merupakan kader Partai Demokrat yang mengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Terakhir, pada Sabtu (1/9), Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Partai Demokrat Jawa Barat Deddy Mizwar diperkenalkan sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga:  Polemik Pengembalian Aset Negara, Roy Suryo Resmi Mundur dari Demokrat

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer