Connect with us

Daerah

Deklarasi OPM, Mahasiswa Papua di Malang Bentrok dengan Warga

ALI BISRI MUNIRI

Published

on

Suasana kericuhan saat bentrok antara Warga Dinoyo dengan mahasiswa Papua di Malang, Minggu malam, 1 Juli 2018 (Doc. JARRAK)

MALANG  JARRAK.ID – Aksi bentrok  kembali terjadi antar warga Dinoyo, Kecamtan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dengan mahasiswa Irian. Diketahui, sekumpulan mahasiswa Irian mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berusaha melakukan upaya disintegrasi terhadap NKRI. Aksi bentrok tersebut berlangsung mulai siang tadi, Minggu, (01/07/2018).

Berdasarkan informasi dari tempat kejadian, bentrok tersebut bermula saat warga Dinoyo mengetahui adanya kegiatan dari mahasiswa yang mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dianggap mengancam, warga lantas melakukan  koordinasi dengan aparat setempat dan pihak kepolisian.

Kericuhan terus memanas hingga pukul 18:30 WIB. Pihak warga dan perwakilan mahasiswa sempat melakukan mediasi, meski tidak menemukan jalan terang. Penolakan mahasiswa Papua terus disuarakan hingga terjadi perang batu antar warga Dinoyo dengan mahasiswa Papua.

Meski tidak ada korban jiwa, tetapi insiden ini membuat warga sekitar histeris. Pasalnya, rumah dan toko yang berada di sekitar lokasi terkena lemparan batu. Bahkan, tempat-tempat umum di sekitar lokasi kejadian jadi sasaran amukan massa. Ada beberapa kaca PHD terkena lemparan batu, sehingga keadaan kurang kondusif.

Hingga berita ini ditulis, situasi sudah mulai mereda. Kabarnya, mahasiswa Papua masih akan melakukan koordinasi dengan untuk mengumpulkan rekan rekan sedaerahnya. Termasuk, warga Dinoyo juga berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi serangan balasan dari mahasiswa Papua.

“Kedua belah pihak masih belum menemukan kesepahaman yang bisa membuat semua pihak untuk tidak bersitegang kembali,” terang perwakilan warga Dinoyo kepada Jarrak.id, Minggu malam, (01/07/2018)

Sejauh ini, belum ada informasi lebih detail dari pihak yang kepolisian atau dari pihak yang menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Mahasiswi Indonesia Diperkosa di Belanda hingga Tak Sadarkan Diri

Berita Populer