Connect with us

Elektoral

Dari 575 Bacaleg Hanura, KPU: Hanya 9 yang Memenuhi Syarat

JARRAK.ID

Published

on

Pengurus Hanura (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan verifikasi berkas perbaikan terhadap 575 Bacaleg yang diusung Partai Hanura. Namun usai dilakukan verifikasi, ternyata ditemukan hal yang cukup mengejutkan.

Menurut Komisioner KPU Ilham Saputra dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh KPU, pihaknya hanya mendapati 9 Bacaleg yang dinyatakan memenuhi persyaratan. Padahal jumlah Bacaleg yang diusung Hanura ada 575 orang.

“Hasil verifikasi berkas (575 bacaleg) yang diserahkan Hanura pada 17 Juli ada sembilan calon yang dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat,” kata Ilham di Kantor KPU, Jakarta, Jumat, (03/08/2018).

Ilham menambahkan, meskipun masa perbaikan telah diberikan cukup lama yaitu dari tanggal 21-31 Juli kemarin, namun ternyata masih cukup banyak Bacaleg yang tidak melengkapi berkas persyaratan pencalonan mereka.

Menurut Ilham, para Bacaleg Hanura diantaranya ada yang belum melengkapi beberapa persyaratan misalnya foto, alamat lengkap bacaleg, hingga surat pencalonan (B) dan daftar pencalonan (B1).

“Jadi harusnya ini adalah prasyarat yang harus dipenuhi ketika sudah masa perbaikan. Kemarin kita cek banyak sekali, kemudian menurut kita tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Terkait hal itu, KPU telah menyerahkan berita acara keputusan KPU kepada Partai Hanura. Selain itu, Ilham juga menyebut kalau berita acara tersebut telah ditandatangani oleh kedua belah pihak baik KPU maupun Hanura.

“Sudah, berita acara sudah kami berikan, sudah ditandatangani,” terang Ilham.

Disisi lain, Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan Hanura bisa mengajukan gugatan terkait sengketa atas keputusan KPU tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pasalnya, waktu perbaikan berkas persyaratan Bacaleg yang telah diberikan oleh KPU sudah selesai.

“Sudah selesai setelah tanggal 31 Juli 2018, sudah selesai per tanggal 24.00 WIB. Entah seperti Hanura atau hal lain itu silakan bisa menempuh jalan lewat Bawaslu,” tutur Viryan.

Baca Juga:  Dedy Mizwar Yakin Menang di Lima Daerah Ini

Diberitakan sebelumnya, Komisioner KPU Hasyim Asya’ri menyampaikan bahwa dokumen yang diserahkan Partai Hanura ke KPU sebagai syarat pencalonan anggota legislatif tidak lengkap.

Akibat hal tersebut, maka KPU memutuskan untuk tidak melanjutkan pemeriksaan dokumen caleg dari partai Hanura.

“Jadi berdasarkan penelitian terhadap dokumen form pencalonan partai hanura, untuk dokumen perbaikan, kami nyatakan tms. Shg karena dokumen pencalonan tms dokumen calon ya tidak kita periksa,” kata Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis, (02/08/2018).

Hasyim menambahkan, nantinya Bacaleg yang diusung oleh Hanura akan ditetapkan sebagai Daftar Caleg Sementara (DCS) manakala Caleg yang bersangkutan telah dinyatakan memenuhi syarat pada saat proses verifikasi awal maupun sebelum masa perbaikan.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer