Connect with us

Daerah

Curah Hujan Tinggi, Kantor Pemkab Sumenep Jadi ‘Penampungan’ Banjir

HOLIDI

Published

on

Banjir saat menggenangi kawasan Jalan Dr. Cipto, Kolor, Kota Sumenep tepatnya di depan RSUD Moh Anwar dan Pemkab Sumenep (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda kawasan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur membuat beberapa ruas jalan utama terendam banjir.

Pantauan Jarrak.id, banjir paling parah terjadi di Jalan Dr. Cipto, Kelurahan Kolor, Kota Sumenep, tepatnya di depan RSUD Moh Anwar dan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Banjir diperkirakan hampir mencapai lutut orang dewasa.

Mirisnya, 1 jam lebih usai hujan reda banjir masih menggenangi jalan yang sekarang sudah ditutup dan dibangun ikon kuda terbang. Hal ini diduga karena tidak ada saluran air dalam proyek yang baru selesai dikerjakan tersebut.

Bahkan para pengendara yang sedang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari kecelakaan karena tingginya banjir.

Selain itu, beberapa pengendara lainnya terpaksa putar arah untuk menghindari timgginya banjir. Beberapa pengendara lainnya terpaksa melewati trotoar depan RSUD Moh Anwar untuk menghindari banjir.

“Aduh gimana ini, kok banjir terus, kayak Jakarta saja,” keluh pengendara roda dua yang enggan namanya disebut.

Anggaran Fantastis

Padahal sebelumnya Pemkab Sumenep melalui Dinas PUPR dan Cipta Karya, sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 untuk pengadaan pompa air pengendali banjir.

“Dana itu nantinya akan digunakan untuk pengadaan pompa pengendali banjir kota dan penguatan tanggul serta rumah pompa,” kata Kepala Dinas PUPR dan Cipta Karya, Bambang Irianto, Rabu, (20/02/2019).

Baca Juga:  Geledah Kantor Waskita dan Adhi Karya, KPK Sita Dokumen Korupsi IPDN

Berita Populer