Connect with us

Daerah

Cerita Pahit Ustad Abdul Somad Saat Diusir Orang Kaya di Rumah Makan

JARRAK.ID

Published

on

Ustadz Abdul Somad (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Penceramah kondang asal Riau, Ustad Abdul Somad memiliki berbagai kisah pahit dalam kehidupannya. Termasuk, ketika suatu saat Ustad Somad diusir seseorang dari rumah makan. Cerita ini seringkali dibagikan kepada para jamaahnya yang sedang mengikuti pengajiannya.

Dalam sebuah postingan video, Ustad Somad menceritakan peristiwa pahit itu secara menyeluruh. Pengakuan Ustad Somad, pengusiran itu sejatinya sudah terjadi beberapa tahun yang lalu.

Cerita berawal saat Ustad Abdul Somad sedang makan di rumah makan. Sesaat kemudian ada seseorang yang menghampiri dan menyuruhnya untuk pergi dengan nada tidak sopan. Karena tempat yang diduduki Ustad Somad akan ditempati salah seorang pejabat atau orang kaya.

“Suatu malam saya makanlah di sebuah rumah makan, sendirian. saya parkir kendaraan, saya pun makan. Tak berapa lama tiba-tiba datang satu pasukan, minggir, minggir, minggir, karena orang besar akan datang. Tiba-tiba saya lihat mobil besar, yang keluar dari mobil itu orang besar-besar semuanya. 85 kilo ke atas. Saya pun minggir lah dari tempat makan nyaman, enak, say apun minggir ke tempat tepi-tepi, lihatlah mereka ketawa cekikikan,” kata Ustad Somad mengawali cerita seperti dikutip Jarrak.id, Selasa, (22/05/2018).

Ustad Somad benar-benar sedih mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Kendati demikian, Ustad Somad tetap melanjutkan makannya dan memilih untuk bersabar.

Justru Ustad Somad memilih untuk mendoakan orang yang telah merendahkannya agar celaka. Sekalipun dalam doanya tidak ada kata caci maki.

“Hati saya dalam hati, Ya Allah, tapi saya tak pernah caci maki mereka. Saya tak pernah doakan, ‘Ya Allah tertelanlah tulang matilah dia’ ndak, saya hanya tetap melanjutkan makan, tapi hati saya tersentuh karena malam itu saya diusir sedang makan. Memangnya saya siapa, kenapa mereka mengusir saya,” kata Ustad Somad.

Setelah beberapa tahun dari peristiwa pahit itu, Ustad Somad kembali dipertemukan dengan orang itu oleh Allah, tetapi dalam keadaan dan kondisi yang berbeda.

Ustad Somad dan orang itu dipertemukan di sebuah penjara, ketika itu Ustad Somad hadir sebagai tamu penceramah yang diundang, sedangkan orang yang pernah mengusirnya sudah berstatus narapidana.

“Hari berganti musim berubah, saya diminta ceramah ke lembaga pemasyarakatan, penjara. ‘Ustad bisa tablig akbar di penjara?’ ‘bisa’. Saya pun masuk ke dalam, kebetulan waktu banyak menerima tamu. Saya lihat di atas lantai semen kasar, tidak pakai penutup tidak pakai alas, pakai kaus oblong, dalam keadaan terhina, orang yang dulu mengejek, menghina, menjatuhkan dan menyepelekan saya,” kata Ustad Somad.

Melihat kenyataan itu, Ustad Somad tidak membalas orang itu dengan menghinanya. Malah, Ustad Somad mengaku terharu dan tersentuh dengan apa yang ditakdirkan Allah kepadanya dan orang itu.

“Saya lihat lama dan tersentuh. ‘Ya Allah, ini yang beberapa tahun lalu mengusir, sekarang duduk di lantai, tidak pakai alas’. Begitulah Allah menjatuhkan derajat begitu pula Allah menaikan derajat, sampai kita pun kasihan,” ujar Ustad Somad.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer