Connect with us

Politik

Cerita Ngabalin Saat Jokowi Minta Maaf ke Megawati Terkait Polemik Gaji BPIP

JARRAK.ID

Published

on

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menceritakan perihal permintaan maaf Presiden Joko Widodo kepada Megawati Soekarnoputri.

Permintaan maaf ini kata Ngabalin, terkait dengan polemik gaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mencapai Rp 112 juta per bulan. Dalam hal ini Megawati sebagai ketua.

Menurut Ngabalin, permintaan maaf itu sangat wajar. Menurut Ngabalin, permintaan maaf tersebut wajar dilakukan. “Itu normal sekali, karena Pak Jokowi ini orang Jawa, Ibu Mega orang Jawa dan ketua umum partai (PDI Perjuangan), anak presiden (Presiden RI Pertama Sukarno) juga,” kata Ngabalin di kantor Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar DKI Jakarta, Jumat, (01/06/2018).

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri mengatakan Jokowi sempat meminta maaf kepada dirinya atas kontroversi gaji pemimpin dan pejabat BPIP.

Megawati menuturkan, sudah meminta Presiden Jokowi tak ambil pusing ihwal polemik itu. Megawati juga mengaku sering dimeriahkan di media sosial. Karena itu Megawati berharap Jokowi tenang dan tak ambil hati atas polemik tersebut.

Ngabalin menjelaskan, Presiden Jokowi meminta maaf itu tak dibesar-besarkan. Menurutnya, Megawati menerima gaji sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP sudah menjadi haknya dan kenyataannya belum diperolehnya walaupun sudah menjalankan tugasnya.

“Kalau Ibu Mega menerima normal saja. Bayangkan setahun orang bekerja tidak mendapat bayaran,” kata Ngabalin.

Polemik gaji pejabat BPIP merebak setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi pimpinan, pejabat, dan pegawai BPIP. Dalam Perpres itu, Megawati yang menjabat Ketua Dewan Pengarah BPIP  mendapatkan hak keuangan, yang di dalamnya sudah termasuk gaji, angkanya lebih dari Rp 112 juta per bulan.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer