Connect with us

Bisnis

Cegah Korupsi, Sri Mulyani Akan Naikkan Gaji Kepala Daerah

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Doc. Net)

BALI – JARRAK.ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji rencana kenaikan gaji bagi pejabat daerah seperti gubernur dan bupati/wali kota. Hal ini sengaja dilakukan sebagai bagian dari skema mencegah tindak pidana korupsi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian remunerasi para pejabat struktural hingga daerah. Nantinya kajian itu akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam pengertiannya remunerasi adalah jumlah total kompensasi yang diterima oleh pegawai sebagai imbalan dari jasa yang sudah dikerjakannya. Langkah dari kajian ini merupakan permintaan dari Ketua KPK Agus Rahardjo, yang prihatin dengan banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi.

“Dari KPK kan ada statement ada kepala-kepala daerah. Kepala komisi pemberantasan korupsi (KPK) menyampaikan remunerasi kepala daerah perlu di review. Saya gakan bikin berita sendiri mengenai itu. Kami memang melakukan review (perbaharui),” jelas dia dalam acara media breefing di Nusa Dua, Bali Kamis, (06/12/2018).

Menurut Sri Mulyani, menaikkan gaji pejabat daerah tidak akan menghabiskan banyak anggaran. Pasalnya jumlah mereka hanya sedikit.

“Karena ini menyangkut pejabat negara dan strukturnya. Kalau untuk pejabat negara terhadap total anggaran itu tidak mempengaruhi porsi secara besar. Tapi secara politik, simbolis, penting. Saya tidak akan membuat statement tambahan,” kata dia.

Baca Juga:  Pemerintahan Jokowi Rampungkan 30 Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer