Connect with us

Berita

CATATAN RINGAN MAHASISWA KKN: LUNCURKAN TOMAT ESTU, MAHASISWA KKN UM BANTU PKK DESA SUMBER SEKAR

JARRAK.ID

Published

on

Oleh: Nur Hafiz Zulkarnain dan Dimas Putri Mega Pratesa

KRISIS akibat pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan angka penularan masih menunjukkan tren kenaikan yang cukup tinggi. Berdasarkan data Kominfo Kabupaten Malang, per tanggal 7 Juni terdapat 92 konfirmasi status positif di Kabupaten Malang, 485 ODP, 335 PDP, dan 535 ODR. Sejak terbitnya himbauan untuk bekerja dari rumah secara nasional ditambah penerapan PSBB se-Malang Raya, jalannya berbagai bidang aktivitas ikut terganggu.

Dampak dari Covid-19 ini awalnya hanya dirasakan oleh masyarakat di perkotaan. Tingginya mobilisasi manusia dan derasnya arus informasi ikut mempengaruhi persepsi masyarakat di desa. Tidak sedikit desa-desa yang mengambil langkah pencegahan dengan membangun portal penutup jalan di perbatasan antar desa guna meminimalisir intensitas warga keluar masuk desa. Kegiatan perekonomian di desa-pun juga ikut terdampak. Apalagi menjelang hari raya, warga ekstra waspada dengan adanya program asimilasi pemerintah yang membebaskan narapidana kejahatan umum. Media-media melaporkan paska program asimilasi dijalankan, sering terjadi tindak pencurian.

Untuk itulah kepedulian terhadap sesama amat sangat dibutuhkan di tengah situasi sulit seperti hari ini. Rakyat bantu rakyat. Inovasi di bidang pangan yang dihasilkan oleh warga Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini patut diapresiasi dan dijadikan teladan bagi warga desa lainnya. Program yang diberi nama Tomat Estu (Cantolan Bermanfaat Sumbersekar Bersatu) bertujuan pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak covid-19 lebih adil dan merata.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) UM Edisi Covid-19 tahun ini berbeda dari tahunsebelumnya. Pada KKN edisi Covid-19, mahasiswa tidak diperkenankan untuk menginap di desa tempat diselenggarakannya KKN. Adanya anjuran untuk bekerja dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membuat KKN dilaksanakan secara online, walaupun dalam beberapa hal mahasiswa bisa terjun langsung ke lapangan. Berkolabarasi dengan KKN UM edisi Covid-19, Kelompok PKK Desa Sumbersekar me-launching program Tomat Estu sekaligus pembagian sembako kepada warga desa. Acara launching yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2020 di Balai Desa Sumbersekar. Rencananya Tomat Estu ini akan disebar di beberapa titik desa untuk memudahkan masyarakat.

Tomat Estu ini digagas untuk mewujudkan kampung tangguh ditengah pandemi. Untuk mewujudkan hal tersebut maka kelompok PKK Desa Sumber Sekar yang dibantu oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang Desa Sumber Sekar Dau meresmikan 3 titik Tomat Estu. Awalnya KKN UM memiliki progam kerja sosial dengan memberi bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sumber Sekar. Akan tetapi setelah melalui diskusi beberapa kali dengan pihak PKK Desa Sumber Sekar agar pembagian bantuan sosial ini merata maka dikolaborasikan dengan Tomat Estu yang dimulai tanggal 7 Juni 2020.

Dengan slogan “boleh ambil seperlunya, boleh taruh seikhlasnya” masyarakat diajak untuk saling meningkatkan solidaritas. Ketika mengambil barang yang dibutuhkan, diharapkan adanya rasa ewuh pakewuh bila hanya sekedar mengambil barang. Masyarakat diharapkan tergerak untuk menaruh kelebihan barang yang dimiliki. Masyarakat juga dapat melakukan saling bertukar barang yang mereka inginkan. Masyarakat bebas untuk menaruh di cantolan bisa sabun cuci piring, kopi hingga hasil pertanian milik warga seperti sawi, slada, cabai dan lain sebagainya. Tomat Estu ini tersebar di dusun Krajan, Precet, Banjar Tengah dan Semanding, dengan total 8 titik.

Kehadiran Tomat Estu ini sangat diapresiasi oleh warga Desa Sumbersekar. Terlebih bagi mereka yang kesulitan disituasi seperti ini. Meskipun demikian pada awalnya banyak warga yang mengeluhkan di beberapa titik Tomat Estu banyak sembako yang diambil oleh warga yang bukan dari Desa Sumber Sekar. Hal ini membuat warga memperketat pengawasan titik Tomat Estu. Salah satunya dengan memberi batasan waktu pencantolan Tomat Estu.

“Kita tujuannya adalah membantu masyarakat Desa Sumbersekar yang terdampak Covid-19, karena mereka pada dasarnya bekerja sekarang tidak bisa bekerja, sehingga kebutuhan untuk makan sehari-hari tidak bisa terpenuhi,” terang ibu Riati Asyari, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sumbersekar ketika memberikan keterangan mengenai tujuan program Tomat Estu.

Hal yang sama juga diungkapkan Dimas Putri Mega Pratesa sebagai penanggung jawab proker bahwa kebutuhan sembako atau kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi untuk warga Desa Sumbersekar secara merata dan adil. Dia juga berharap bahwa program Tomat Estu ini ke depannya lebih berkembang, sehingga masyarakat Desa Sumbersekar dapat saling berbagi dan peduli terhadap sesama. Maka, bukan tidak mungkin untuk terciptanya kampung tangguh Sumbersekar.***

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer