Connect with us

Politik

Bupati Mandailing Natal Bongkar Penyebab Jokowi Keok di Wilayahnya

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo (Doc. Net)

MEDAN – JARRAK.ID – Bupati Mandailing Natal (Madina), H Dahlan Hasan Nasution membongkar faktor yang mengakibatkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin kalah di wilayahnya dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Dahlan mengatakan, hal ini diakibatkan banyaknya fitnah yang dialamatkan kepada pasangan calon nomor urut tersebut.

“Fitnah yang menyerang Pak Jokowi begitu berpengaruh pada perolehan suara di Madina. Sehingga perolehannya begitu rendah,” kata Dahlan, Senin, (22/04/2019).

“Ada kelompok-kelompok yang diduga dengan sengaja terus menyudutkan Pak Jokowi dengan segala tuduhan. Termasuk hoaks yang terus menyerang. Saya tidak mau suudzon kepada siapa. Saya sedih Pak Presiden tetap disudutkan dari segi agama, sebagai penista agama,” ujarnya.

Padahal kata dia, Jokowi selalu mendukung kegiatan umat beragama. Salah satunya, Jokowi membangun beberapa tempat ibadah di wilayahnya.

“Rukun Islam kan lima, pertama mengucap dua kalimat syahadat kan tidak ada dilarang negara ini mengucap kalimat syahadat. Kedua mendirikan salat, tidak ada dilarang malah pemerintah hadir memperbaiki berbagai rumah ibadah,” ucap dia.

Kemudian yang ketiga, kata Dahlan, saat bulan Ramadan, masyarakat bisa berpuasa. Selain itu, pemerintah juga disebutnya aktif untuk mengajak Muslim dan non-Muslim menghormati bulan Ramadan. Pemerintah juga disebutnya hadir dalam masalah zakat.

“Yang terakhir haji. Sampai yang kecil-kecilnya diurusi. Jadi agama mana yang dinista itu, sedikit-sedikit penista agama. Jadi di situ saya tidak menerima,” kata Dahlan.

Dahlan mengaku kecewa, karena masyarakat yang ia pimpin seperti tidak menghargai pencapaian pemerintahan Jokowi.

“Kalau saya kan seorang pejuang saya , dan saya orang yang bisa menimbang mana baik dan mana yang benar, saya lihat yang diperbuat pak presiden itu sudah benar. Dan termasuk berbagai bantuan Pak Presiden itu untuk Madina cukup banyak,” kata Dahlan.

Baca Juga:  Wow, Domain prabowosandi.org Gratis Demi Kemenangan Prabowo-Sandiaga

Dahlan juga membantah jika pengunduran dirinya bukan karena tekanan dari Bobby Nasution, menantu Jokowi yang merupakan warga asli Mandailing Natal.

“Saya orang enggak ada takut dengan siapapun. Saya jernih berpikir saya memakai akal pikiran saya, memakai kalbu saya karena saya tidak pernah takut siapapun kecuali pada Allah,” ujarnya.

Dahlan juga tidak merasa pengunduran dirinya adalah bentuk pengkhianatan terhadap masyarakat yang sudah percaya kepadanya.

Terpisah, Presiden Jokowi disebut telah menolak pengunduran diri Bupati Madina. Bahkan Jokowi langsung menelepon Dahlan lewat sang menantu Bobby Nasution pada Minggu (21/04/2019) malam.

Hal itu dibenarkan oleh Marganti Batubara, Ketua DPRD Madina yang langsung menemui Dahlan.

Dari pertemuan itu, Dahlan mengaku sudah ditelepon Presiden Joko Widodo. Namun Presiden menghubungi melalui sambungan telepon Bobby Afif Nasution, menantunya. Pengunduran diri itu langsung ditolak.

“Jadi sudah langsung semalam Pak Presiden menelepon, enggak usah resah lagi, itu tidak diterima suratnya. Pak Dahlan sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memenangkan Jokowi. Tapi itulah kita mau bagaimana lagi,” kata Marganti yang berasal dari fraksi Partai Hanura itu.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer