Connect with us

Bisnis

Bupati Kulon Progo Sebut NYIA Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

JARRAK.ID

Published

on

KULON PROGO-JARRAK.ID- Terlepas dari barbagai isu penolakan bandara di Kulon Progo, Bupati setempat, Hasto Wardoyo menjelaskan pembangunan Bandara New Yogyakarta Internatioanl Airport (NYIA), di kecamatan Temon, Yogyakarta, akan meningkatkan taraf perekonomian di wilayah tersebut.

Menurut Hasto, NYIA akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal Kulon Progo yang dituntut untuk mengurangi kemiskinan.

Dalam catatan Hasto, Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Angkasapura I selaku pengelola bandara tersebut mencapai 3000 orang. Para tenaga kerja itu mulai aktif bekerja saat bandara itu resmi dibuka pada April tahun depan.

“Karena mereka (Angkasapura I) butuh tenaga kerja minimal 3000 karyawan baru yang diserap setelah bandara mulai beroperasional,” jelas Hasto di arena Rakernas PDIP, Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali (24/2/2018).

Hasto juga mengungkapkan bahawa pemerintah Kabupaten Kulon Progo telah melakukan pendataan terhadap penduduk lokal yang berkeinginan untuk ikut mengisi berbagai posisi pekerjaan yang tersedia di bandara tersebut.

Menurut rincian, terdapat 72 posisi beserta jenis pelatihan kerja yang dibuka untuk masyarakat Kulon Proga agar ikut bekerja di NYIA.

“Kami sudah memberikan kuesioner kemudian dia mau kerja apa dan mereka mau dilatih apa. Hingga sekarang, yang diisi, ada training A, B, C dan kami menyediakan 72 training dan posisi yang sesuai dengan keinginan mereka. Tujuannya agar dapat menyerap masyarakat setempat,” tambah Hasto.

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat akan disediakan pelatihan untuk pramugari bagi masyarakat Kulon Progo yang sudah terdaftar. Angkatan pertama dalam pelatihan pramugari itu resmi akan dibuka pada Juni 2018 dengan jumlah warga 26 orang warga Kulon Progo.

“Sehingga masyarakat Kulon Progo yang kakinya mletek-mletek sekarang bisa jadi lebih bagus, artinya bisa dilatih jadi pramugari,” jelasnya.

Sebagai catatan, Presiden Joko Widodo memulai proses pembangunan bandara internasional Yogyakarta, yang tertunda sejak enam hingga tujuh tahun lalu, agar dapat menggantikan peran bandara Adisutjipto yang menjadi basis penerbangan TNI Angkatan Udara (AU).

“Saya sampaikan segera dimulai bersama-sama. Setiap pekerjaan, setiap keputusan pasti ada resikonya. Tetapi jika tidak diputuskan yang atadi, tidak akan selesai sampai kapanpun,” jelas Jokowi di Dusun Jangkaran, Kulon Progo, Jumat (27/1/2018).

 

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer