Connect with us

Politik

Buntut Pernyataan Prabowo yang Bikin SBY Sakit Hati, Gerindra Resmi Minta Maaf

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam jumpa pers usai pertemuan di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Desember 2018 (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Partai Gerindra resmi meminta maaf menyusul pernyataan Prabowo Subianto soal pilihan politik Ani Yudhoyono, yang dianggap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecewa.

Partai Gerindra menyebut tak ada maksud Prabowo membuat SBY kecewa. Terlebih saat ini SBY sedang berduka usai ditinggal mendiang Ani Yudhoyono.

“Kalau itu memang dianggap kurang pas, kita mohon maaf. Tapi itu juga kan di satu sisi menunjukkan memang Pak Prabowo ini memang orang yang apa adanya, dia ini bukan politikus. Dia orang yang apa adanya, negarawan,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Selasa, (04/06/2019).

Dia menegaskan, pernyataan yang disampaikan Prabowo semata-mata untuk menunjukkan kedekatannya dengan Ani Yudhoyono.

“Mungkin di situ terlintas Pak Prabowo ingin menyampaikan bahwa kedekatan antara Pak Prabowo dan keluarga, Bu Ani, Pak SBY. Ingin menyampaikan bahwa beliau baik sama Pak Prabowo, baik sama yang lain. Gitu, kan. Ingin menunjukkan bahwa Pak Prabowo kan memang menyampaikan Bu Ani orang yang hebat, luar biasa, istri prajurit yang baik. Kita tahu Bu Ani itu kan memang orang yang luar biasa, aktivitasnya selama 10 tahun mendampingi Pak SBY banyak sekali prestasinya,” tuturnya.

Riza pun berharap persoalan ini tak lagi diperpanjang. Apalagi SBY sendiri melalui elite Partai Demokrat telah menyampaikan agar persoalan ini tak perlu lagi dibahas.

“Nggak ada maksud apa-apa dari Pak Prabowo menyinggung pilihan politik Ibu Ani. Itu hanya terlintas saja. Ya itulah kalau kita ingin membedakan politisi dengan yang bukan politisi. Pak Prabowo itu negarawan, patriotik, nasionalis, dan polos apa adanya, jadi terlintas disampaikan,” kata Riza.

Sebelumnya, momen kekecewaan SBY terhadap Prabowo itu sempat viral di media sosial. Netizen menyoroti soal gestur SBY yang berubah saat Prabowo berbicara tentang pilihan politik Ani Yudhoyono pada Pilpres tahun 2014 dan 2019. Video yang dinarasikan sang jenderal tengah tersinggung itu memperlihatkan gestur SBY yang semula memainkan jari langsung berubah menjadi bersedekap.

Baca Juga:  Skandal Kebocoran Data Pengguna, DPR Panggil Facebook Hari Ini

“Karena ini di bulan Ramadhan dan tanggal 5 besok kita sudah merayakan Idul Fitri, Pak SBY dan keluarga besar menyampaikan telah memaafkan pernyataan Pak Prabowo yang tidak pada tempatnya,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitandaon kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer