Connect with us

Politik

Bila Terbukti, Rudiantara Bisa Dipenjara Terkait Pernyataan ‘yang Gaji Kamu Siapa’

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara/Tribunnews.com

JAKARTA – JARRAK.ID – Polemik soal pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara, kini akan berbuntut panjang. Kabarnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI berencana memanggil Rudiantara atas dugaan pelanggaran pidana pemilu.

Menurut Bawaslu, Rudiantara akan dimintai keterangan terkait pernyataan ‘yang gaji kamu siapa?’ kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) yang diketahui mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Iya (Menkominfo Rudiantara akan dipanggil),” ungkap Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (2/2).

Meski demikian, Afifuddin enggan menjelaskan jadwal pemanggilan terhadap Rudiantara. Menurutnya, saat ini Bawaslu RI akan terus mendalami informasi dan fakta terkait polemik pernyataan Rudiantara saat acara Kominfo Next itu.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memastikan kelengkapan dokumen pelaporan yang dilakukan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) terhadap Rudiantara.

Disebutkan Fritz, laporan itu akan diproses empat belas hari kerja, yakni terhitung sejak pelaporan pada Jumat (1/2) kemarin. Demikian itu, lanjut Fritz, diatur dalam Pasal 461 ayat (5) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

“Nanti dikaji apakah kampanye atau tidak, melanggar UU Pemilu atau bukan. Bawaslu fokus terhadap pelanggaran pemilunya,” kata Fritz, Sabtu (2/2).

Seperti diketahui, Menkominfo Rudiantara sebelumnya sempat menyindir ASN Kominfo yang memberi dukungan kepada pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Hal itu bermula saat Rudiantara mengadakan pemungutan suara untuk desain stiker sosialisasi Pemilu 2019 yang bakal dipakai Kominfo pada acara Kominfo Next.

ASN tersebut diminta memilih stiker nomor satu atau dua, tetapi ASN itu malah membahas pilihan di Pilpres 2019. Rudiantara lalu melontarkan sindiran kepada ASN tersebut.

Baca Juga:  Hasil Survei: Amien Rais Populer, Tapi Tak Berpengaruh

“Bu! Bu! Yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa? Hah?” ucap Rudiantara dalam acara Kominfo Next di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).

“Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah makasih,” lanjut Rudiantara usai ASN tersebut menjawab.

Tak berselang lama, pernyataan Rudiantara tersebut mendadak viral. Pernyataan itu pun dilaporkan ACTA ke Bawaslu RI. Rudiantara dilaporkan dengan pasal Pasal 282 juncto Pasal 283 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 547 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Rudiantara dilaporkan atas dugaan menggunakan kekuasaan untuk menguntungkan salah satu paslon. Pelanggaran itu diancam hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp36 juta.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer