Connect with us

Daerah

Beredar Informasi Ribuan Teroris di Sumbar, Rahmad Sukendar: Berita Bohong

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum Forum Ulama BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Forum Ulama BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar menyayangkan pernyataan pengamat teroris Al Chaidar yang menyebut di Sumatera Barat (Sumbar) bermukim ribuan teroris.

Menurut Sukendar, informasi tersebut tidak benar. Pasalnya pihaknya sudah menemui Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal yang salah satunya mengkonfirmasi soal kebenaran informasi sebagaimana disebutkan Al Chaidar.

“Kami sudah menemui Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal dalam pertemuan tersebut juga dibahas soal informasi terkait adanya teroris di Sumbar dan beliau secara tegas membantah kebenaran informasi tersebut,” kata Sukendar kepada Jarrak.id, Minggu, (19/08/2018).

Sukendar mengatakan, Kapolda Sumbar juga meminta klarifikasi kepada Kepala Densus 88 Anti Teror dan juga menegaskan bahwa informasi itu belum valid dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Memang benar ada satu terduga teroris yang diketahui mengalami gangguan jiwa setelah dilakukan pemeriksaan pihak kepolisian dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Padang. Artinya situasi kondisi di Sumatra Barat sangat kondusif. Sehingga warga masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya berita gerakan teroris di Sumbar,” tegas Sukendar.

Menurut Sukendar, ada dugaan kuat dari pihak pihak yang menginginkan citra warga minang negatif, dan imbasnya bisa mempengaruhi menurunya kunjungan wisatawan lokal maupun internasional serta dunia usaha.

“Berdasarkan penjelasan dari pihak berwajib sudah jelas bahwa berita soal adanya ribuan teroris di Sumatra Barat tidak benar. Untuk itu Forum Ulama BPI KPNPA RI secara intens menurunkan tim untuk membantu Polri dalam hal Cipta Kondisi Kantibmas Sumatera Barat,” tandas Sukendar.

Baca Juga:  Komjen Ari Dono Resmi Jabat Wakapolri, Ketum BPI KPNPA RI: Selamat, Pilihan Tepat

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer