Connect with us

Mancanegara

Benarkah Albert Einstein Rasis kepada Orang Cina? Ini Faktanya

JARRAK.ID

Published

on

Ilmuwan fisika pemenang Hadiah Nobel, Albert Einstein (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ilmuwan terkemuka dunia, Albert Einstein, ternyata memiliki sikap rasis terhadap orang-orang Cina. Hal tersebut terungkap setelah publikasi buku harian perjalanan yang ia simpan selama kunjungan ke Asia pada tahun 1920-an.

Dikutip dari TEMPO, catatan pribadi Albert Einstein yang sebelumnya tak pernah terekspose itu diterbitkan oleh Princeton University Press.

Seperti diketahui, Princeton University Press adalah penerbit mendokumentasikan perjalanan Einstein selama lima setengah bulan antara 1922 dan 1923 ke Cina, Singapura, Hong Kong, Jepang, Palestina, dan Spanyol.

Selain itu, Princeton University Press menerangkan buku harian itu sebagai perincian pemikiran aneh, ringkas, dan sopan Einstein tentang sains, filsafat, seni dan politik. Penerbit itu juga menggambarkan stereotipe dari pertanyaan yang diajukan tentang sikapnya pada ras dan etnis.

Salah satu kutipan dalam catatan harian tersebut, Einstein merepresentasikan orang Cina sebagai “orang yang rajin, kotor, dan tumpul,”. Tak hanya itu, Einstein menggambarkan Cina sebagai negara seperti kawanan aneh sering lebih mirip otomat daripada manusia.

“Akan sangat disayangkan jika orang-orang Cina ini menggantikan semua ras. Untuk orang-orang seperti kami, pikiran semata-mata tidak bisa dibilang suram,” tulis Einstein dalam jurnalnya, seperti dilansir Newsweek pada Kamis, (14/6/2018), dikutip dati TEMPO.

Pada halaman lain, Einstein juga menjelaskna bagaimana orang Cina tidak duduk di bangku saat makan tetapi jongkok. Bagi Einstein, hal itu terlihat seperti yang orang Eropa lakukan ketika buang hajat di tengah hutan.

Buku The Travel Diaries of Albert Einstein: The Far East, Palestine, and Spain, 1922–1923, diedit oleh Ze’ev Rosenkranz, editor senior dan asisten direktur Proyek Einstein Papers di California Institute of Technology.

Bahkan, sebelum jurnal hariannya itu disampaikan ke publik, ahli fisika pemenang Hadiah Nobel, Albert Einstein, ditengarai memiliki sikap rasis terhadap orang-orang Asia, sejak 1933.

Baca Juga:  Ternyata Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi ke AS Bahas Persenjataan

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer