Connect with us

Daerah

Belum Kembalikan Barang Negara, Mahfud MD: Roy Suryo Bisa Dipidana Penggelapan dan Pencurian

JARRAK.ID

Published

on

Mahfud MD (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Ketua MK, Mahfud MD mengatakan jika benar eka Menpora, Roy Suryo belum mengembalikan 3.226 Barang Milik Negara (BMN), sebagaimana tertulis dalam surat resmi Kemenpora, maka Roy diimbau untuk segera mengembalikan.

Mahfud beralasan, berapapun jumlahnya, dan apapun besarannya barang tersebut merupakan milik negara yang tidak boleh dimiliki secara pribadi.

“Memang harus diambil oleh negara,” kata Mahfud MD seusai menjadi pembicara Dialog Kebangsaan di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Rabu, (05/09/2018).

Mahfud menegaskan, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengambil aset negara yang diduga masih berada di tangan Roy Suryo.

Pertama, bisa saja kata Mahfud pemerintah meminta Roy Suryo untuk mengembalikannya secara sukarela kepada negara.

“Kedua kalau (Roy Suryo) tidak mau (mengembalikan) ya dirampas oleh negara. Lalu ketiga bisa dipidanakan penggelapan atau pencurian, kan bisa. Jadi negara harus tegas, kalau milik negara harus kembali ke negara,” ucapnya.

Terkait polemik yang menimpa Roy Suryo, Mahfud mengaku tidak mengetahui kebenaran kasus tersebut. Namun terlepas dari itu, menurutnya seorang mantan pejabat memang harus mengembalikan aset negara yang dibawanya.

Siapapun kata Mahfud, jika selesai menjabat seharusnya mengembalikan fasilitas yang diberikan oleh negara.

“Saya tidak tahu kasusnya apakah benar itu. Tetapi saya kira itu harus dijelaskan. Kalau memang milik negara harus diambil dengan cara dikembangkan secara baik-baik, atau dirampas paksa oleh negara, atau dianggap pencurian atau penggelapan,” ujarnya.

“Kalau memang negara punya bukti bahwa itu milik negara, diambil paksa. Kalau nggak mau, sudah dialihkan, sudah hilang dan sebagiannya ya penggelapan atau pencurian, begitu kan,” pungkas dia.

Baca Juga:  Bupati Boyolali Maki Prabowo, Ini Kata Polisi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer