Connect with us

Daerah

Belum Ada Tersangka Baru, KPK Fokus Usut Kasus Suap Gubernur Kepri

JARRAK.ID

Published

on

Gubernur Kepulauan Riau nonatif, Nurdin Basirun (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa terkait kasus suap Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini belum bisa menemukan tersangka baru.

Menurutnya, penyidik akan konsentrasi terhadap para tersangka yang sedang ditangani, dengan terus menggali bukti akurat dari saksi-saksi yang sudah diperiksa.

“Saat ini penyidikan fokus pada tersangka yang kami proses. Jadi fokusnya pada pihak pemberi dan pihak penerima baik kasus suap ataupun kasus gratifikasi Karena penyidikan baru dimulai hasil penyelidikan kemaren dan juga pemeriksaan hari ini itu fokus pada hal hal itu,” katanya di gedung KPK RI Jl Kuningan Persada Jakarta Selatan, Rabu (24/07/2019).

Selain itu, ia menegaskan KPK akan terus mengawal terus kasus suap Gubernur Kepri tersebut dan secara terbuka disiarkan ke publik agar menjadi pelajaran bagi pejabat negara yang lain.

“Nanti kalau ada informasi-informasi ataupun petunjuk yang baru maka kami akan cermati lebih lanjut,” imbuhnya.

Dia menuturkan hasil pemeriksaan terhadap delapan saksi terkait kasus suap Guberbur Kepri dalam izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut dan proyek reklamasi di Kepulauan Riau (Kepri).

Febri mengatakan, semua dari delapan saksi yang dipanggil KPK. Tujuh saksi hadir memenuhi panggilan, sedang satu dari pihak swasta belum diketahui apa alasan ketidakhadirannya.

“Dari 8 orang saksi yang diagendakan diperiksa hari ini 7 orang penjabat dari pemerintah provinsi kepulauan Riau dan satu orang dari pihak swasta tadi yang terkonfirmasi datang saya cek ke tim nya 7 orang dari unsur kepala dinas misalnya dinas PU dan juga ada kepada bidang yang lain ada bapeda juga,” ucapnya.

Para penyidik, lanjutnya, melakukan pemeriksaan secara lebih dalam kepada tujuh saksi tersebut. Agar supaya mendapatkan bukti-bukti yang lebih akurat.

Sehingga, kata dia, akan diketahui siapa saja yang yang bermain-main dengan izin dengan proyek reklamasi dan suap-menyuap di dalamnya.

“Nah ini yang kami dalami tadi terkait dengan proses dan alur perizinan yang terjadi dengan Gubernur Kepri Kepulauan Riau terutama izin yang terkait dengan rencana reklamasi sebagai satu pokok perkara dalam kasus suap ini,” tegasnya.

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut dari hasil penyelidikan kasus suap Gubernur Kepri hari ini akan mengonfirmasi beberapa bukti yang diungkap dan dicocokkan dengan beberapa bukti sebelumnya.

“Selain itu KPK tentu juga mengkonfirmasi beberapa bukti bukti terkait baik untuk kasus suapnya maupun kasus gratifikasi nya,” tandas Febri.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer