Connect with us

Bisnis

Bela Sri Mulyani yang Dituding Ratu Utang, Kemenkeu: Rizal Ramli Tak Paham Kelola APBN

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan bahwa Rizal Ramli tidak tahu mekanisme pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga terus menyalahkan Menkeu, Sri Mulyani soal bertambahnya jumlah utang Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti mengatakan utang pemerintah merupakan produk APBN yang disepakati oleh dewan perwakilan rakyat (DPR).

“Julukan ratu utang menunjukkan bahwa Rizal Ramli sangat tidak paham terhadap mekanisme pemerintahan khususnya dalam pengelolaan APBN,” kata Nufransa, Jakarta, Sabtu, (18/05/2019).

Itulah sebabnya, dia menyesalkan pernyataan Rizal Ramli yang menuding Sri Mulyani sebagai ratu utang.

Terlebih kata dia, pada April 2019, jumlah utang Indonesia mengalami penurunan sebesar Rp 38,6 triliun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Tidak pantas juga seorang mantan Menkeu memberikan komentar seperti itu,” tegas dia.

Lebih lanjut Nufransa mengungkapkan, kebijakan pembangunan yang dibiayai dari utang menghasilkan aset bagi negara, seperti infrastruktur dan SDM berkualitas.

Menurut Nufransa, penggunaan utang untuk kegiatan produktif pun sudah cukup nyata dan hasilnya dinikmati masyarakat. Seperti penurunan angka kemiskinan ke level 9,66% dan pengangguran turun menjadi 5,01%.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer