Connect with us

Daerah

Beginilah Kronologi Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Kapitra Ampera

JARRAK.ID

Published

on

Kapitra Ampera (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Aksi teror terjadi di kediaman mantan pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera yang berlokasi di Tebet Timur, Jakarta Selatan. Pada hari Senin, (06/08/2018) kemarin rumah Kapitra dikabarkan dilempar benda mencurigakan yang diduga bom molotov.

Menurut penuturan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, kejadian tersebut diketahui pada sekitar pukul 19.10 WIB. Benda yang diduga bom molotov tersebut berada dalam sebuah botol minuman Kratingdaeng dan oleh pelakunnya telah diberi sumbu dan diisi dengan bensin.

“Sekitar jam 19.10 WIB di kediaman Bapak Kapitra telah terjadi pelemparan molotov berupa botol Kratingdaeng dan diberikan sumbu dan berisi bensin,” ujar Argo saat dihubungi.

Saat itu di rumah Kapitra hanya ada dua orang yaitu ibunya yakni Yosandra (51) dan pembantu rumah tangga bernama Yanti (31). Mereka berdua sempat mendengar suara gaduh dari sekitar garasi rumah. Ketika keduanya mengecek keluar rumah, didapati dua botol minuman Kratigdaeng yang telah diberi sumbu dan didalamnya nampak sudah diisi dengan bensin.

Kapitra yang saat itu sedang tak berada di rumah lantas segera dihubungi oleh ibu dan pembantunya itu. Mengetahui hal tersebut, Kapitra yang saat ini maju sebagai Caleg PDIP itu segera melapor kepada pihak kepolisian.

“Beliau pun menghubungi pihak Kepolisian Polsek Tebet,” tuturnya.

Argo menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang ada.

Selain di sekitar depan rumah Kapitra, di garasinya juga ditemukan dua botol Kratingdaeng yang sudah diberi bensin dan sumbu. Salah satu botol ditemukan dalam keadaan sudah pecah sedangkan satu lagi masih dalam kondisi utuh.

Berdasarkan rekaman CCTV yang ada disekitar lokasi kejadian, nampak ada dua orang berbocengan sepeda motor dan melewati rumah Kapitra. Mereka berdua menggunakan helm dan masker hingga hampir menutupi seluruh wajahnya.

Pihak kepolisian menurut Argo sampai saat ini juga masih belum dapat mengenali kedua orang yang diduga menjadi pelaku teror tersebut.

“Enggak dikenali,” kata Argo.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer