Connect with us

Politik

Begini Komentar Jokowi Soal Putusan Bawaslu Loloskan Caleg Eks Koruptor

JARRAK.ID

Published

on

Illustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Presiden Joko Widodo akhirnya akngkat bicara terkait putusan sidang yang meloloskan caleg eks napi korupsi oleh Bawaslu. Jokoiwi mengungkapkan terkiat independensi Bawaslu soal putusan sidang tersebut. Menurut Jokowi, KPU juga punya kewenangan terkait aturan larangan eks napi korupsi nyaleg.

“Pertama itu wilayah KPU ya. PKPU itu wilayahnya KPU. KPU independen, termasuk juga Bawaslu punya kewenangan sendiri,” ungkap Jokowi usai menghadiri Pekan Orientasi Caleg NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Sebelumnya, sejumlah kritikan kepada Bawaslu ditujukan kerena meloloskan pencalegan eks napi korupsi di Pemilu 2019. Menurut Bawaslu, putusan dalam sidang ajudikasi di sejumlah daerah sudah sesuai dengan aturan.

“Yang pertama, kami sudah melakukan upaya pencegahan ke parpol agar tidak banyak caleg eks napi (korupsi) yang masuk,” kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja, Sabtu (1/9/2018).

Bawaslu menjelaskan, upaya pencegahan tersebut dilakukan dengan menyambangi para pimpinan parpol dan menyodorkan pakta integritas sebelum pendaftaran bakal caleg dibuka.

Meski demikian, kata Bawaslu, UU Pemilu tidak melarang pencalonan eks napi korupsi. Larangan ini muncul dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Bagi Bagja, PKPU eks napi korupsi dilarang nyaleg inilah yang bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut dia, pasal 240 UU Pemilu mengatur eks napi bisa maju caleg asalkan mempublikasikan kepada publik soal statusnya.

Baca Juga:  Divonis Mati, Bos ISIS Indonesia Pikir-Pikir untuk Ajukan Banding

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer