Connect with us

Politik

Begini Alasan Mobil Dinas Boleh Digunakan Mudik Lebaran

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Asman Abnur/Net

JAKARTA JARRAK.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara dan reformasi Birojrasi (PAN-RB) mempersilakan mobil operasional kantor digunakan untuk mudik lebaran 2018.

Meski begitu, aturan itu hanya berlaku untuk PNS di bawah eselon IV. Selain itu, tidak boleh menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi, seperti mudik lebaran.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Asman Abnur mengatakan, pihaknya tengah mengkaji revisi peraturan Menpan tahun 2005 yang melarang penggunaan mobil dinas di luar penugasan.

Salah satu item yang dikaji adalah penggunaan mobil dinas untuk mudik. ’’Permenpan dibuat 2005. Pasti ada yang gak cocok dengan zaman sekarang,’’ kata dia di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat kemarin (4/5/2018).

Dia mencontohkan, saat itu banyak kementerian yang tidak memiliki kendaraan operasional memadai. Tapi saat ini, lanjutnya, kementerian/lembaga memiliki bus yang berkapasitas besar untuk dimanfaatkan. Meski demikian, Asman menegaskan, rencana tersebut hanya berlaku bagi ASN dengan status di bawah eselon IV.

Menurut Asman, kebijakan tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif bagi ASN golongan bawah yang sulit mendapat akses kendaraan umum. Dibandingkan nekat menggunakan kendaraan roda dua. ’

 

’Misalnya, tidak dapat tiket. Tiba-tiba satu keluarga tidak bisa pulang kampung. Dia cuma punya motor. Nah, saya lagi memikirkan agar ada solusinya,’’ sebut Asman.

Kebijakan yang membolehkan penggunaan mobil dinas itu hanya fasilitas yang bisa digunakan sebatas kendaraan. Sementara biaya operasional seperti bensin atau sopir tidak ditanggung negara.

’’Nanti daripada membebani biaya negara, mereka iuran. Kan masih lebih murah,’’ terang menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo enggan berkomentar. Dia menyerahkan keputusan tersebut kepada Men PAN-RB. ’’Saya tunggu Men PAN,’’ kata politikus PDIP tersebut.

Baca Juga:  Kecewa, SBY Pilih Pulang Duluan di Acara Kampanye Damai Pemilu 2019

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer