Connect with us

Politik

Bawaslu Akan Telusuri Uang Rp2 Miliar yang Digunakan Jokowi Borong Sabun Cuci

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menelusuri sumber uang yang digunakan Presiden Joko Widodo memborong sabun cuci senilai Rp2 miliar di Garut, Jawa Barat.

“Sedang dipikirkan untuk dilakukan pencarian atau investigasi mengenai keterangan-keterangan yang kontradiktif jika memang itu yang terjadi,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, (23/01/2019).

Menurut Afif, pihaknya juga akan menelusuri apakah saat memborong sabun cuci, Jokowi kapasitasnya sebagai presiden atau calon di Pilpres 2019.

“Itu yang saya maksud menyocokan informasi yang berseliweran, ini yang menjadi investigasi kewenangan kita, sedang diminta melakukan investigasi atas informasi yang berseliweran,” ujar Afif.

“Apakah ini aktivitas sebagai presiden tapi ada kemudian informasi ini dari tim kampanye nah itu informasi awal,” sambungnya.

Afif menegaskan, Bawaslu bisa menelusuri itu melalui laporan atau temuan.

Namun, dia mengatakan bila terdapat laporan yang masuk maka pihaknya akan melakukan penelusuran berdasarkan laporan yang diberikan.

“Bisa dua jalur itu bisa dilakukan. Pertama kalau temuan dari jalur kami, kalau laporan dari jalur yang dilaporkan seseorang. Seringkali kalau kita menemukan dua jalur ini kita pakai yang laporan dulu, karena laporan ini menjadi kewajiban kita untuk menindak lanjuti,” tuturnya.

Sebelumnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta Bawaslu mengusut uang yang digunakan Jokowi untuk membeli sabun cuci.

Pasalnya selama ini keterangan yang disampaikan Istana masih simpang siur soal sumber uang yang digunakan Jokowi.

“Dari awal simpang siur, orang TKN seperti Arsul Sani dan Karding saja tidak tahu uangnya dari mana. Lalu pihak KSP bilang uang pribadi, baru setelah semakin simpang siur, kami mempertanyakan, baru dijawab oleh Seskab (Pramono Anung) pakai dana tim kampanye. Tapi menariknya, dua Wakil TKN tidak tahu uangnya dari mana,” kata juru bicara BPN, Andre Rosiade.

Baca Juga:  Terungkap, Ini Alasan Jokowi Terima Rombongan PA 212

Diketahui, sabun cuci piring yang diborong Jokowi milik pengusaha lokal milik Eli Liawati. Sabunnya itu diberi label ‘Sabun Cuci Padawangi’. Eli merupakan anggota kelompok usaha PKH Padawangi dari Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Garut.

Harga satu botolnya Rp 20 ribu. Sebanyak 100 ribu botol yang dipesan Jokowi itu harus sudah tersedia hingga akhir Februari nanti. Nantinya pesanan tersebut akan dibagikan kepada masyarakat.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer