Connect with us

Elektoral

Bawaslu Akan Panggil KPU Terkait Pelanggaran Jokowi dan Prabowo

JARRAK.ID

Published

on

Gedung Bawaslu RI (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Bawaslu bakal kembali memanggil Komisioner KPU terkait dugaan pelanggaran kampanye capres petahana, Jokowi dan capres nomor 02, Prabowo Subianto.

Menurut Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, pemanggilan kembali dilakukan karena masih membutuhkan keterangan tambahan dari penyelenggara Pemilu.

“Kami mau undang KPU lagi, masih ada keterangan yang perlu ditambah oleh KPU,” kata Ratna Dewi saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Rabu, (30/01/2019).

Capres petahana Jokowi diduga melakukan kampanye terselubung saat tampil dalam sebuah acara yang disiarkan stasiun TV swasta beberapa waktu lalu. Sementara Prabowo terkait iklan kampanye di luar jadwal.

Kasus tersebut disebut Ratna Dewi masih tahap klarifikasi. “Masih proses klarifikasi. Kami mau undang Komisi Pemilihan Umum lagi,” tuturnya.

Dewi menjelaskan, Bawaslu memiliki 14 hari kerja sejak laporan diterima. Setelah itu, pembahasan selanjutnya adalah menentukan, apaka ditemukan unsur pelanggaran atau tidak.

Jokowi dilaporkan advokat Cinta Tanah Air pada Jumat, (18/01/2019). Sedangkan Prabowo dilaporkan Bantuan Hukum Kebangkitan Indonesia Baru serta Barisan Advokat Indonesia pada Rabu, (16/01/2019).

“Kalau ada, berarti ada proses penyidikan yang akan dilakukan oleh kepolisian. Kalau tidak memenuhi unsur pelanggaran, berarti Bawaslu akan mengeluarkan status bahwa dari laporan ini tidak terbukti adanya unsur pidana,” tandas Ratna.

Baca Juga:  Gatot Cium Tangan SBY, Pertanda Apa?

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer