Connect with us

Daerah

Banyak Perceraian, Janda Muda di Pamekasan Madura Melimpah

ZAWAIDUL ANAM

Published

on

Illustrasi (Doc. Net)

PAMEKASAN – JARRAK.ID – Bagi yang tengah mencari pasangan hidup, tak perlu khawatir. Pasalnya, tahun ini, selama 8 bulan, Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur telah memutus sebanyak 898 perkara perceraian.

Dengan begitu, jumlah janda mulai Januari hingga akhir Agustus 2018 di Kabupaten Pamekasan sangat banyak. Perempuan berstatus janda di Pamekasan yang telah memperoleh surat cerai terus bertambah.

“Perkara cerai, mulai Januari sampai saat ini, Cerai Talak sebanyak 345, untuk gugat cerai mencapai 553, itu yang sudah di putus,” ungkap Panitera Muda Pengadilan Agama Kabupaten Pamekasan, Hery Sunandar, kepada Jarrak.id, Senin (10/9/2018) kemarin.

Hery menjelaskan, perceraian yang terjadi di Kabupaten berslogan Gerbang Salam ini lebih dominan karena faktor perselisihan dan pertengkaran.

“Rata-rata penyebabnya karena perselisihan dan pertengkaran terus menerus, ini 635 perkara yang menjadi alasannya,” kata dia.

Meski demikian, lanjut Hery, pihaknya mengaku tidak bisa mencampuri urusan kedua belah pihak. Dia mengungkapkan, Pengadilan Agama hanya memiliki wewenang untuk memediasi untuk bisa rujuk.

“Jika tidak bisa, ya jalan keluarnya tetap diputuskan cerai,” pungkas Hery.

Baca Juga:  Waduh, Spanduk Penyambutan Prabowo di Bojonegoro Salah Cetak

Berita Populer