Connect with us

Politik

Bantah Demokrat, Prasetyo: Banyak Kader Nasdem Saya Proses Hukum

JARRAK.ID

Published

on

Jaksa Agung, HM Prasetyo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jaksa Agung HM Prasetyo membantah tudingan Partai Demokrat, bahwa dirinya jadi alat politik Partai Nasdem. Bahkan Prasetyo membeberkan beberapa kasus korupsi yang melibatkan kader Partai Nasdem, tetapi tetap diusut oleh dirinya.

Tudingan itu berawal dari cuitan politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, yang menyebut Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Vicky Lumentut pindah partai ke Nasdem. Yan menyebut Vicky diduga tengah diincar Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus tetapi kemudian membelot ke NasDem.

Cuitan itu kemudian direspon Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang ikut menyebut nama Presiden Joko Widodo dan Jaksa Agung HM Prasetyo. Namun dengan tegas Prasetyo membantah tudingan semua elite Demokrat.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Banyak dari NasDem malah kita proses hukum,” ujar Prasetyo, Jumat, (28/09/2018).

Dia kemudian mencontohkan bila kejaksaan pernah memproses hukum mantan Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju. Dia juga merupakan mantan Ketua Dewan Pembina DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan.

“Bagaimana yang terjadi di Sulawesi Tengah itu kan, seorang mantan gubernur, beliau juga pengurus Partai Nasdem di sana, kita proses, kita tahan, masuk penjara sekian tahun. Bagaimana bupati yang di NTT, Ketua DPP Nasdem, karena cukup bukti ya kita tahan,” ujar Prasetyo.

Itulah sebabnya, Prasetyo menantang tuduhan elite Demokrat untuk membuktikan jika lembaga yang dipimpinnya menjadi alat politik, termasuk Partai Nasdem, dimana dulu ia pernah menjadi kader partai pimpinan Surya Paloh tersebut.

Untuk itulah, Prasetyo meminta tudingan dari Partai Demokrat itu dibuktikan saja.

“Biar saja bahasa-bahasa politik, trik-trik politik mereka, kita tidak boleh terpengaruh itu. Semuanya berjalan di atas koridor hukum, tentunya berjalan di atas bukti dan fakta. Biar saja teriak-teriak, silakan saja,” ujar Prasetyo.

Baca Juga:  Sindir Jokowi, Prabowo: TNI Haram Hukumnya Ikut Berpolitik

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer