Connect with us

Mancanegara

Banjir Jepang Terus Memburuk, Perdana Menteri Shinzo Abe Urungkan Sejumlah Lawatan Luar Negeri

JARRAK.ID

Published

on

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Banjir besar yang melanda Jepang sejak beberapa hari yang lalu kini dikabarkan menelan 109 korban jiwa. Jumlah tersebut bertambah dari hari sebelumnya yang dilaporkan korban sejumlah 85 orang. Tak hanya itu, jumlah korban jiwa pada banjir yang melanda Jepang ini juga menjadi yang tertinggi setelah banjir yang terjadi pada tahun 1983 yang lalu.

Akibat banjir bandang yang menerjang negara Sakura itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe memutuskan untuk membatalkan sejumlah agenda perjalanan dinasnya keluar negeri.

Dilansir dari kantor berita lokal NHK, Perdana Menteri Abe dikabarkan membatalkan lawatannya keluar negeri seperti Belgia, Perancis, Saudi, dan juga Mesir. Lawatan Abe tersebut berdasarkan jadwal sebelumnya akan dilakukan pada Rabu, (11/07/2018) esok.

Terkait pembatalan lawatan dinas luar negerinya ini, Abe dikabarkan telah memberi tahu pada Partai Demokrat selaku partai penguasa. Ia menganggap tak ada pilihan lain selain harus membatalkan perjalananya lantaran bencana banjir yang menerpa negaranya terus memburuk.

Pasca keputusannya urung terbang ke luar negeri, Abe diperkirakan akan mengunjungi sejumlah daerah-daerah yang paling buruk terdampak banjir dan longsor di sebagian besar wilayah Jepang.

Saat ini hujan deras yang sempat mengakibatkan banjir di wilayah barat dan tengah Jepang itu berangsur reda. Meski demikian sejumlah kerusakan dan kerugian melanda berbagai infrastruktur di Jepang. Pasokan air bersih pun sempat terputus dan sekitar 13 ribu warga tak mendapatkan akses listrik.

Selain membatalkan kunjungan ke luar negeri, Abe juga berencana melakukan kerjasama dengan pemerintah lokal untuk segera mengatasi persoalan tersebut.

“Kami akan bersatu untuk bergerak cepat memberikan kebutuhaan dan bantuan kepada para korban bencana dengan berkoordinasi erat bersama pemerintah lokal,” kata Abe saat menggelar rapat darurat dengan satuan tugas tanggap bencana, seperti dilansir CNN.

Tak hanya itu, Abe juga menekankan agar tim yang tergabung juga memperbanyak tenda-tenda penampungan bagi pengungsi. Selain sebagai tempat tinggal sementara, tenda-tenda itu juga diharapkan akan mempermudah proses evakuasi.

Baca Juga:  49 Orang Tewas dan 48 Hilang Akibat Banjir yang Melanda Jepang

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer