Connect with us

Elektoral

Bagi Amplop ke Kiai di Madura, Bawaslu Buka Peluang Panggil Luhut

JARRAK.ID

Published

on

Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan bahwa sampai saat ini kasus dugaan politik uang Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan terus diproses.

Selain itu, Bawaslu juga membuka peluang untuk memanggil Luhut dalam perkara tersebut guna dimintai klarifikasi.

“Saat ini, Bawaslu telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan politik uang yang dilakukan oleh Luhut. Jika diperlukan, Bawaslu akan menghadirkan Luhut untuk dimintai klarifikasi,” ujar Anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada wartawan, Rabu, (10/04/2019).

Rahmat menegaskan, Bawaslu terus mencari barang bukti dan saksi-saksi dalam perkara dugaan politik uang tersebut.

“Setelah pemeriksaan saksi, ujarnya, Bawaslu masih menunggu proses selanjutnya. Kalau nantinya Luhut dipanggil Bawaslu, maka untuk kasus tersebut prosesnya selama 14 hari,” kata Rahmat.

Sebelumnya, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), melaporkan Luhut Binsar Pandjaitan, ke Bawaslu, Jumat (05/04/2019). Luhut diduga melakukan politik uang dan sejumlah pelanggaran pemilu lain.

Juru bicara ACTA Hanfi Fajri menduga, Luhut melakukan kampanye tanpa melakukan cuti sebagai pejabat negara.

“Kami melaporkan tindakan dia sebagai menteri, sebagai pejabat negara yang melakukan kampanye kepada salah satu paslon. Kalau menteri ingin melakukan kampanye kepada salah satu paslon, dia harus mengajukan surat cuti,” ujar Hanfi kepada wartawan, di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat lalu.

Laporan ini terkait video viral yang menayangkan tindakan Luhut memberikan amplop kepada seorang kiyai di Bangkalan, Madura.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer