Connect with us

Other

Awalnya Tidak Tertarik Jadi Menteri, Apakah Erick Thohir Akan Jilat Ludah Sendiri?

JARRAK.ID

Published

on

Erick Thohir (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf, Amin Erick Thohir santer disebutkan sebagai calon Menteri BUMN.

Pasalnya, dari awal Erick Thohir sudah menegaskan tak tertarik masuk kabinet. Maka, jika hal itu terjadi publik akan mempertanyakannya.

Direktur Eksekutif Riset Indonesia yang juga analis pada Exposit Strategic, Toto Sugiarto mengatakan, mengenai sosok yang akan masuk kabinet, memang merupakan domain dan hak prerogatif presiden.

“Nah, apakah dia akan menjilat ludah sendiri. Kita akan lihat seberapa besar kata-katanya bisa dipegang,” katanya, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Sementara itu, pengamat politik anggaran dari Indonesia Budget Center (IBC), Arif Nuralam berpendapat, ketika Erick Thohir sudah menegaskan tak akan masuk kabinet, maka ketika dia justru jadi menteri, integritasnya akan dipertanyakan.

Di tambah lagi potensi konflik kepentingan jika Erick jadi Menteri BUMN. “Saya pikir Jokowi harus lebih hati-hati dan tegas dalam penempatan posisi menteri harus jauh dari konflik kepentingan,” katanya.

Arif menjelaskan, periode kedua Jokowi adalah periode pembuktian janji-janji politiknya. Maka jika Jokowi tersandera oleh politik balas budi, boleh jadi tekad Jokowi untuk meninggalkan legacy sebagai pemimpin yang berhasil akan sulit terwujud.

Disebutkan, Kementerian BUMN adalah salah satu kementerian yang akan jadi bahan penilaian utama berhasil tidaknya Jokowi di periode keduanya.

“Kalau ada konflik kepentingan bukan berdampak pada kinerja buruk, melainkan rawan terjadi KKN,” terangnya.

Politik balas budi, lanjut Arif memang tak bisa terhindarkan dalam politik. Tapi, hendaknya untuk kementerian yang sangat strategis, Jokowi harus berani menempatkan orang yang tak punya conflict of interest.

“Kementerian BUMN adalah kementerian strategis. Karena ada ribuan triliun aset negara yang dikelola.”

“Karena posisi Menteri BUMN itu adalah kementerian yang dianggap basah. Karena itu sebisa mungkin yang mengisinya, orang yang tak membuat BUMN jadi sapi perah. Jadi bancakan kelompoknya. Jokowi harus berani melakukan itu,” pungkasnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer