Connect with us

Daerah

Aspri Menpora Imam Nahrawi Akui Terima Uang dari Sekjen KONI, Ini Jumlahnya

JARRAK.ID

Published

on

Menpora, Imam Nahrawi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum mengakui bahwa dirinya menerima uang dari Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy sebesar Rp2 juta.

Uang pemberian Ending kata dia, ia gunakan bersama anak Imam Nahrawi.

Ulum awalnya mengakui pernah menerima uang tersebut dari Ending tanpa diketahui Imam di Plaza Senayan pada tahun 2017. Namun Umum menyebut pertemuannya dengan Ending itu tanpa sengaja.

“Adik kandung saudara?” tanya jaksa.

“Bukan, Pak. Ya adik, adik-adikkan Pak,” jawab Ulum.

Ulum mengaku jika Dicky dan Ifat merupakan anak Menpora Imam Nahrawi.

“Anaknya Pak Menteri. Ifat sama Dicky,” kata Ulum.

Kembali tentang persoalan pemberian uang dari Ending. Ulum menyebut yang terjadi hanyalah ketidaksengajaan bertemu Ending. Setelahnya Ulum ‘menodong’ Ending untuk memberikannya uang.

“Siapa yang minta?” tanya jaksa.

“Saya pak, (bilang), ‘Saya minta uang kopi’, gitu aja,” jawab Ulum.

Setelah mendapat uang itu, Ulum mengaku langsung membagi-bagikan kepada Dicky dan Ifat tanpa sepengetahuan Imam.

Dalam persidangan ini ada tiga terdakwa selaku pejabat Kemenpora, yaitu Mulyana, Adhi Purnomo dan Eko Triyanta. Mulyana didakwa menerima uang senilai Rp 400 juta dan mobil Fortuner dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy.

Selain itu, Adhi Purnomo dan Eko Triyanta juga didakwa menerima suap Rp 215 juta dari Ending Fuad Hamidy. Pemberian suap itu dimaksudkan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer