Connect with us

Daerah

Anies Tuding Pembangkit Listrik Bikin Polusi Udara di DKI, Ini Kata Kementerian Lingkungan Hidup

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku siap bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi polusi udara di wilayah DKI Jakarta, yang diakibatkan oleh pembangkit listrik batubara.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi data soal penyebab polusi udara di Jakarta, yang salah satunya disumbangkan pembangkit listrik batubara.

“Kami akan segera koordinasikan,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), MR Karliansyah, Jumat, (07/06/2019).

Menurut dia, di Jakarta, sudah tidak ada lagi pembangkit listrik yang menggunakan batu bara.

“PLTGU Muara Tawar dan Muara Karang sudah beberapa tahun terakhir ini menggunakan bahan bakar gas,” kata Karliansyah.

Di luar wilayah DKI, kata Karliansyah, memang ada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Provinsi Banten yang masih menggunakan bahan bakar batubara. Namun, dia melanjutkan, dari hasil kajian sementara menunjukkan bahwa arah angin dominannya tidak menuju DKI Jakarta.

“Sementara untuk PLTU Cirebon yang juga menggunakan bahan bakar batubara, kami akan segera kaji arah angin dominannya ke arah mana?” ucap dia.

Baca Juga:  Dihantam Angin Puting Beliung, 16 Rumah Warga di Sumenep Alami Kerusakan

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer