Anies Biayai Perjalanan Ratna Ke Chile, Gerindra: Jika Sesuai Aturan, Tak Masalah

2 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Gerindra meyakini Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengikuti aturan soal pembiayaan Ratna Sarumpaet ke Chile. Gerindra juga mengatakan Anies sudah punya pertimbangan matang sehingga Pemprov DKI ikut mensponsori Ratna Sarumpaet.

“Nggak mungkin Pak Gubernur berani ngeluarin duit tanpa ada alasan tertentu. Bisa menyalahgunakan wewenang namanya kalau nggak ada kaitan, dia bekas duta, atau apa hingga dia patut dibiayai. Itu ada mekanismenya, Sekda, SKPD terkait,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DKI Iman Satria, Jumat (05/10/2018) malam.

Iman tak mempersoalkan masalah pemberian dana kepada Ratna jika mengikuti mekanisme yang berlaku. Kendati demikian, Iman juga meminta anggaran itu dikembalikan jika tak jadi digunakan.

“Sesuai aturan, pokoknya sesuai aturanlah. Saya nggak bisa komentar itu bagaimana perjanjiannya ya. Tapi, kalau yang namanya uang negara itu yang memang ditujukan untuk dipakai tapi tiba-tiba nggak dipakai itu patutnya dikembalikan,” jelasnya.

Sebelumnya PKB menyebut bahwa pembiayaan terhadap Ratna oleh Anies Baswedan sebagai bagian dari balas budi. Pasalnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, Ratna merupakan timses Anies-Sandi.

“Ya itu nggak anehlah. Karena kan bagian dari balas jasa gubernur. Kan dulu Ratna bagian dari pendukung Anies,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas.

Anies sendiri mengatakan Pemprov mensponsori Ratna ke Chile sebagai bentuk dukungan ke seniman. Dia menepis itu adalah balas budi ke Ratna.

“Tidak (balas budi). Pemprov mendukung seniman-seniman yang berangkat ke luar negeri. Semua pakai aturan. Dalam beberapa bulan terakhir kita mengirim banyak seniman ke luar negeri, agar bisa mewarnai kancah seni dunia,” kata Anies di Cirebon, Jawa Barat, Jumat, (05/10/2018).

Ratna dijadwalkan hadir pada acara Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Chile. Namun, Ratna gagal berangkat karena ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta sebelum take off. Keberangkatan Ratna itu disponsori oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta atas disposisi Anies. Ratna diberi akomodasi, tiket, dan uang saku senilai Rp 70 juta.