Anies Baswedan Ogah Buat Jalur Khusus Bagi Becak

2 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku akan membatasi operasional becak di Jakarta. Selain itu, Anies juga belum bersedia membuat jalur khusus bagi becak. Tapi yang akan disediakan Anies adalah wilayah operasional bagi para tukang becak.

“Saya akan mengatur sehingga mereka (tukang becak) beroperasi di wilayah yang benar, yang tepat, yang sesuai, sehingga Jakarta itu [memberikan] kesempatan untuk semuanya. Jadi bukan jalur khusus becak, ada wilayah-wilayah di mana situ (sudah ada becak beroperasi).” kata Anis, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, (09/10/2018).

Selain itu, Anies akan memberikan operasi kepada becak yang sudah resmi terdaftar. Terlepas dari itu, lanjut Anies, aturan soal operasional becak itu masih dalam tahap usulan, belum masuk pembahasan. Aturannya sendiri direncanakan dalam bentuk peraturan daerah (perda).

“Perda becak masih dalam usulan, belum ada pembahasan, nanti kita lihat sesudah mulai ada pembahasan,” akunya.

Menurut Anies, usulan itu muncul karena pihaknya menganggap bahwa becak masih dibutuhkan warga Jakarta. Terutama masyarakat di kawasan tertentu yang membutuhkan becak untuk sarana membawa barang belanjaan.

“Itu realita, gitu, karena itulah saya ingin mengatur agar ada kepastian hukum, ada perlindungan sehingga mereka bisa hidup dengan layak di Kota ini,” ujar Anies.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta beberapa waktu lalu diketahui telah melakukan pendataan jumlah becak di Jakarta. Dari pendataan tersebut diketahui jumlah becak yang ada di Jakarta berjumlah 1685 unit.

“Pasti dibatasi yang sudah ada, karena ini mengatur yang sudah ada, kemudian diatur yang sudah ada, diberikan identitas bagi pengemudinya dan becaknya,” ucap Anies.