Connect with us

Daerah

Anggota DPRD Malang Sisa 4 Orang yang Belum Jadi Tersangka, Ini Kata KPK

JARRAK.ID

Published

on

Gedung KPK (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan menegaskan bahwa pihaknya sangat hati-hati dalam menangani perkara dugaan korupsi.

Itulah sebabnya kata Basaria, sejauh ini KPK belum menemukan bukti permulaan yang cukup terhadap 4 anggota DPRD Kota Malang yang belum jadi tersangka.

“Dari 45 anggota DPRD di sana, memang ada 4 yang belum ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup. Pada prinsipnya, KPK dalam hal ini belum bisa menetapkan sebagai tersangka,” kata Basaria Pandjaitan di gedung KPK, Senin (03/09/2018) malam.

Basaria menyebut dari keempat anggota DPRD Malang itu ada yang berstatus anggota pergantian antar waktu (PAW). Ada juga anggota DPRD Malang yang sedang sakit sehingga tidak bisa menjalani pemeriksaan. KPK ditegaskan Basaria mematuhi aturan soal pemeriksaan.

“Bila ditemukan bukti sudah barang tentu penyidik tidak akan sewenang-wenang menetapkan sebagai tersangka,” sebutnya.

KPK mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi pada Senin (3/8). Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD.

Ke-22 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka ini diduga merima duit Rp 12,5-Rp 50 juta dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton, yang juga telah menjadi tersangka. Duit itu diduga diberikan Anton terkait pengesahan RAPBD-P kota Malang tahun 2015.

Baca Juga:  Dituding Sarat Muatan Politik, NU: Warga Tolak Kedatangan Neno dan Dhani di Solo

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer