Connect with us

Daerah

Anggaran Habis Untuk Semprot-Semprot, Ratusan Parbetor Pertanyakan Bantuan Corna ke Walkot Padangsidimpuan

JARRAK.ID

Published

on

Padangsidimpuan – Jarrak.id – Tanpa konsep dan koordinasi Ratusan parbetor tiba-tiba padati halaman kantor walikota Padangsidimpuan , Jum’at (17/4) pertanyakan bantuan dampak pandemi virus corona yang tak kunjung ada.

Dari berbagai orasi yang dilantunkan tanpa alat pengeras suara tersebut diantaranya mengemukakan alasan kedatangan mereka seperti merosotnya pendapatan karena sewa pada banyak berdiam di rumah.

Padahal, kata salah seorang pendemo kepada wartawan, pandemi sudah berlangsung sebulan lebih pemerintah khususnya pemkot Padangsidimpuan hanya sibuk menghabiskan anggaran untuk semprot-semprot saja, sementara bantuan untuk masyarakat ekonomi lemah seperti tukang beca tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

“Yah, mereka hanya sibuk kumpul-kumpul buat posko-posko yang kerjanya tak jelas, rapat demi rapat” , jelas Kunning Lubis warga Rambin kepada wartawan.

Menurut Kunning yang juga pernah jadi aktifis tersebut, menegaskan pemkot Padangsidimpuan menghabiskan anggaran habis pakai seperti semprot-semprot desinfektan ke jalan-jalan .

“Untuk apa semprot-semprot, kegunaannya nggak efektip , virus ini kan tidak terbang seperti virus-virus lainnya corona hanya dapat hidup dengan melekat ke benda”, jelas.

Mending dana tersebut diberikan kepada kami para tukang beca ini, karena hidup kami terancam juga kalau tidak makan, bahkan lebih terancam dibanding virus corona ini.

Pantauan wartawan, kehadiran abang becak berawal dari puluhan orang, melihat teman sejawadnya pada kumpul, parbetor lain yang melintas ikut nimbrung, sehingga pengunjuk rasa makin bertambah.

Mereka sempat dihadang petugas keamanan dan perwakilan dari pemkot Padangsidimpuan. Saat itu Camat Padangsidimpuan Utara Zulkifli Lubis alias Mamak Utom menyerukan agar pendemo mengutus 4 orang perwakilan masuk ke dalam menyampaikan aspirasi mereka.

Namun parbetor sepakat tidak mau, mereka mengharapkan agar walikota Padangsidimpuan hadir menjumpai mereka dalam memberikan solusi.

Selang beberapa menit, walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution berikut Ketua DPRD Siwan Siswanto dan Kapolres Padangsidimpuan AKBP.
Juliani Prihartini memberikan tanggapan kalau parbetor merupakan bahagian warga kota Padangsidimpuan yang sudah didata melalui kepala-kepala lingkungan sebagai calon penerima bantuan dampak pandemi covid-19 ini.

Menurut walikota, dalam tempo seminggu ke depan bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga yang sudah terdata. * ( Ali Imran )

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer