Connect with us

Bisnis

Andalkan Pinjaman Asing untuk Akuisisi Freeport, Begini Alasan Inalum

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Akuisisi sahan PT Freeport Indonesia yang menelan biaya cukup fantastis membuat PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) kelabakan mencari dana pinjaman. Apalagi bank-bank BUMN enggan  terlibat dalam proyek pembiayaan akuisisi sahan tersebut.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin punya alasan mengapa Inalum sebagai pihak yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan akuisisi tersebut tak meminta pinjaman dari bank pelat merah.

Sadikin mengatakan Inalum memang diprioritaskan untuk mencari dana dari luar. Pasalnya, jika mengandalkan pinjaman dari bank BUMN, Sadikin mengatakan hal tersebut akan berdampak pada terganggunya nilai tukar rupiah.

“Memang banyak berita yang beredar dan menurut saya belum tepat bahwa bank BUMN mundur dari transaksi. Sehingga persepsinya salah,” katanya usai rapat di Komisi VII DPR Jakarta, Senin, (23/07/2018).

“Sebenarnya memang kita diminta untuk memprioritaskan pinjamannya tidak dari dalam negeri. Supaya tidak memberatkan neraca pembayaran dan juga tidak menekan kurs, karena sekarang kurs kita kan lagi ketekan,” sambungnya Sadikin.

Untuk akuisisi PT Freeport, Inalum harus merogoh kocek cukup dalam. Pasalnya,  dana untuk akuisisi PTFI relatif besar. Apalagi, nilai akuisisi saham 45,6% sehingga kepemilikan Indonesia menjadi 51% ialah US$ 3,85 miliar atau sekitar Rp 55 triliun (US$ 1 = Rp 14.300).

Atas pertimbangan hitung-hitungan itu, maka Inalum memutuskan untuk tidak membebani bank-bank BUMN demi stabilisasi rupiah. Apalagi, jika Inalum mengandalkan pinjaman dari dalam negeri maka dana itu akan lari ke luar sehingga berdampak menekan rupiah.

“Kalau itu pinjaman dari dalam negeri lari ke luar uangnya. Itu akan menekan kurs. Itu sebabnya kita memahami ya udah kita akhirnya ambil dari luar negeri dan itu cukup,” tandas Sadikin.

Baca Juga:  Kirim Surat Kepada Jokowi, Empat LSM Ini Bongkar Kecurangan Divestasi Saham Freeport

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer