Connect with us

Bisnis

Anda Takut Tertipu Saat Belanja Online, Yuk Cek di Laman CekRekening.id

JARRAK.ID

Published

on

Laman CekRekening.id (Foto: Istimewa)

JAKARTA – JARRAK.ID – Saat ini masyarakat tidak khawatir lagi menjadi korban penipuan saat bertransaksi e-commerce maupun online shop. Pasalnya, masyarakat bisa mengecek rekening penjual sebelum melakukan transaksi, melalui CekRekening.id.

Laman CekRekening.id sebelumnya viral dibicarakan netizen melalui media sosial Twitter.

Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Fernandus Setu menerangkan, laman tersebut dikelola dan dimiliki oleh pemerintah.

Pemerintah sengaja menyediakan laman tersebut untuk mengetahui rekening seseorang apakah pernah terlibat aksi tindak pidana berupa penipuan atau tidak.

Itulah kata Fernandus yang menjadi dasar pembentukan laman tersebut oleh pemerintah.

“Jadi kami meluncurkan CekRekening.id pada 2017. Kami rancang khusus untuk orang melapor, jika ada rekening tertentu yang mencurigakan,” kata Fernandus di Jakarta, Selasa, (11/09/2018).

Fernandus menuturkan, pengecekan rekening tersebut juga bisa terkait pidana penipuan, investasi palsu, dan narkotika.

Untuk pemeriksaan, Kemenkominfo akan berkoordinasi dengan perbankan untuk mengecek transaksi di rekening tersebut mencurigakan atau tidak.

“Jadi ini salah satu cara untuk memerangi tindak kejahatan penipuan online dan investasi bodong,” terang dia.

Fernandus menegaskan, masyarakat yang melaporkan nomor rekening tertentu tidak perlu takut. Pasalnya, identitas pelapor akan dirahasiakan.

“Jawaban dari pengecekan itu juga akan dijawab pribadi langsung oleh kami melalui e-mail atau WhatsApp. Jika terdapat rekening yang mencurigakan, kami memproses lebih lanjut ke teman-teman kepolisian,” pungkas dia.

Baca Juga:  Video Syur Mirip Aryo Viral Saat Keluarga Djojohadikusumo Tengah Berduka

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer