Connect with us

Politik

Anak Buah Megawati Tuding Jubir KPK Tidak Beretika

JARRAK.ID

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu menilai pernyataan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah yang akan mengecek kepatutan alasan ketidakhadiran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo atas panggilan sebagai saksi sangat tidak proporsional.

Masinton menuding Febri tidak paham tugas dan tanggung jawab Ketua DPR yang begitu besar. Sehingga Masinto meminta Febri tidak perlu berkomentar yang dapat memicu perdebatan.

“Pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara KPK sungguh tidak memahami tugas-tugas kelembagaan DPR yang sedang dilaksanakan oleh Mas Bamsoet sebagai Ketua DPR,” kata Masinton di Jakarta, Rabu, (06/06/2018).

Menurut Masinton, absennya Bamsoet terhadap penggilan KPK untuk mengkonfirmasi masalah korupsi e-KTP, memang murni berbenturan dengan serangkaian agenda kedewanan yang mesti dilaksanakan Bamsoet, karena sudah dijadwal jauh hari.

“Seharusnya bisa dipahami oleh KPK dan tidak menjadikannya sebagai polemik opini seperti yang disampaikan oleh juru bicara KPK ke media massa dengan tudingan opini Ketua DPR tidak patuh hukum,” sesal anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut Masinto juga menegaskan, dalam KUHAP jelas diatur mekanisme pemanggilan terhadap saksi dimana ada panggilan pertama, kedua dan ketiga hingga upaya pemanggilan paksa.

Oleh sebab itu, dia meminta KPK berpedoman pada mekanisme KUHAP bukan bermain opini yang mendiskreditkan Ketua DPR.

“Pimpinan KPK harus menertibkan personil institusinya agar tidak liar, menjaga tertib hukum dan kondusif,” ujar Masinton.

Masinton meminta pimpinan KPK untuk mengerti etika kelembagaan negara karena pimpinan KPK adalah unsur penanggung jawab utama yang mengepalai institusi lembaga KPK.

Di sisi lain, pemanggilan pemeriksaan saksi terhadap Bamsoet harusnya dilakukan oleh pimpinan KPK secara institusi bukan melalui juru bicara.

“Bamsoet saat ini menjabat sebagai Ketua DPR harusnya disampaikan langsung oleh pimpinan KPK dan bukan selevel juru bicara,” tutup Masinton.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer